Polbeng Targetkan KKI 2026 Jadi Ajang Promosi Bengkalis ke Tingkat Nasional

  • 17 Jul 2026 09:53 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Penyelenggaraan Kontes Kapal Indonesia (KKI) ke-13 di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) pada September 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi teknologi maritim, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan Bengkalis kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai tuan rumah pertama di luar Pulau Jawa sejak KKI digelar pada 2012, Polbeng menargetkan kegiatan ini mampu mengangkat citra daerah sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polbeng, Larbiel Hadi, mengatakan penunjukan Polbeng sebagai tuan rumah merupakan hasil seleksi yang cukup panjang. Tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah melakukan verifikasi langsung terhadap kesiapan fasilitas sebelum akhirnya menetapkan Bengkalis sebagai lokasi penyelenggaraan.

"Ini menjadi kebanggaan bagi Polbeng dan masyarakat Bengkalis karena untuk pertama kalinya Kontes Kapal Indonesia dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Kami ingin para peserta tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga mengenal Bengkalis sebagai daerah yang memiliki potensi besar di bidang kemaritiman," ujarnya saat diwawancarai RRI, Jumat 17 Juli 2026.

Menurut Hadi, penyelenggaraan KKI juga bertepatan dengan 25 tahun berdirinya Politeknik Negeri Bengkalis. Momentum tersebut dinilai sangat tepat mengingat Polbeng berawal dari institusi pendidikan vokasi yang memiliki akar kuat di bidang perkapalan dan kemaritiman.

Sebanyak 64 perguruan tinggi dipastikan mengikuti KKI ke-13. Perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), hingga Universitas Syiah Kuala akan mengirimkan tim terbaiknya ke Bengkalis.

Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 800 orang, belum termasuk dosen pendamping dan official. Kehadiran mereka diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro di Bengkalis selama penyelenggaraan berlangsung.

Panitia telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta sejumlah instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi. Perlombaan akan berlangsung di dua lokasi, yakni Kampus Politeknik Negeri Bengkalis dan kawasan waduk sebagai arena uji prototipe kapal.

Hadi berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, dapat berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan KKI ke-13. Menurutnya, publikasi yang luas akan memberikan dampak positif bagi citra Bengkalis sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah kegiatan akademik dan teknologi berskala nasional.

"Harapan kami, ketika peserta kembali ke daerah masing-masing, mereka tidak hanya membawa pengalaman mengikuti kompetisi, tetapi juga membawa cerita baik tentang Bengkalis. Itu akan menjadi promosi yang sangat berharga bagi daerah," katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, KKI ke-13 diharapkan mampu memperkuat posisi Bengkalis sebagai salah satu pusat pengembangan inovasi teknologi maritim di Indonesia serta membuka peluang lahirnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....