DPRD Bengkalis Bahas Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMAN di Mandau
- 30 Jun 2026 11:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar pertemuan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau beberapa waktu lalu untuk membahas solusi atas keterbatasan daya tampung Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kecamatan Mandau. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis, mulai dari penambahan ruang kelas, pembangunan sekolah baru, hingga evaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat yang mengeluhkan banyaknya calon peserta didik yang tidak tertampung di SMA Negeri setelah pengumuman hasil seleksi SPMB Tahun 2026. Melalui konsultasi tersebut, Komisi IV DPRD Bengkalis berupaya memperoleh informasi dan penjelasan dari Pemerintah Provinsi Riau sebagai bahan penyusunan rekomendasi dalam mencari solusi terhadap persoalan tersebut.
Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis diterima langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Riau, Faizal Ahmadin, beserta jajaran.
Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa persoalan daya tampung SMA Negeri di Kecamatan Mandau merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kesenjangan antara jumlah lulusan SMP dengan kapasitas SMA Negeri yang tersedia dinilai berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap pendidikan menengah yang berkualitas.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan, Selasa 30 Juni 2026, mengatakan tingginya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak ke SMA Negeri 2 Mandau dan SMA Negeri 8 Mandau tidak sebanding dengan kapasitas sekolah yang tersedia. Akibatnya, banyak calon peserta didik tidak diterima meskipun telah mengikuti proses seleksi melalui jalur afirmasi maupun prestasi.
Irmi berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Menurutnya, DPRD telah beberapa kali mengusulkan pembangunan ruang kelas baru maupun pembangunan sekolah baru sebagai solusi permanen untuk mengatasi keterbatasan daya tampung di Kecamatan Mandau.
Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Rahmad, turut menyoroti keterbatasan daya tampung di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri. Ia menilai minat masyarakat terhadap SMK terus meningkat karena lulusannya memiliki peluang lebih besar untuk langsung memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Samsu Dalimunthe mengusulkan agar sistem penerimaan peserta didik lebih mengedepankan aspek domisili sehingga calon siswa dapat diterima di sekolah yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal. Ia juga meminta kejelasan terkait tindak lanjut usulan pembangunan sekolah baru yang selama ini telah diajukan.
Senada dengan itu, Nurhasanah, menyampaikan bahwa persoalan kelebihan peminat di SMA Negeri 2 Mandau dan SMA Negeri 8 Mandau merupakan masalah yang terus berulang setiap tahun. Menurutnya, banyak siswa enggan dialihkan ke sekolah lain karena jarak yang terlalu jauh dari tempat tinggal.
Anggota Komisi IV lainnya, Syaiful Ardi, mengusulkan pemanfaatan aset pemerintah yang telah dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Riau, seperti bangunan bekas sekolah dasar yang sudah tidak digunakan, sebagai ruang kelas jauh atau lokasi pembelajaran sementara.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Husein menyoroti berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Bengkalis yang menurutnya telah berulang kali disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau namun belum terealisasi. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kekurangan tenaga pendidik di SMAN 3 Bukit Batu yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Ia meminta Pemerintah Provinsi Riau segera memenuhi kebutuhan guru di sekolah tersebut agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal dan kualitas layanan pendidikan tidak terganggu.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Riau, Faizal Ahmadin, menjelaskan bahwa salah satu kendala pengembangan SMA Negeri 8 Mandau adalah kondisi lahan sekolah yang terbelah akibat pembangunan jalan sehingga menghambat perluasan fasilitas pendidikan.
Meski demikian, ia menegaskan Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya mencari solusi melalui optimalisasi sarana dan prasarana yang tersedia serta menyusun rencana pengembangan fasilitas pendidikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis berharap diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi daya tampung SMA Negeri di Kecamatan Mandau beserta langkah-langkah penyelesaiannya. Hasil pembahasan akan menjadi bahan rekomendasi DPRD kepada Pemerintah Provinsi Riau guna memperkuat sinergi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan menengah yang berkualitas serta mendukung peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....