Sekda Bengkalis: Tidak Ada Tebang Pilih dalam Penanganan ASN Terlibat Narkoba
- 09 Jun 2026 20:17 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan tidak akan melakukan tebang pilih terhadap aparatur sipil negara yang terlibat kasus narkoba. Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra, mengatakan seluruh ASN yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Ersan, komitmen tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pemberantasan narkoba yang terus dilakukan oleh aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis memiliki kewajiban untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Kebijakan tersebut, kata Ersan, berlaku bagi seluruh pegawai tanpa memandang jabatan maupun status kepegawaiannya. Baik aparatur sipil negara, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga non-ASN akan mendapatkan perlakuan yang sama apabila terbukti terlibat dalam kasus narkoba.
Ersan menjelaskan, Kabupaten Bengkalis memiliki posisi geografis yang strategis karena berbatasan dengan wilayah perairan internasional. Kondisi tersebut membuat daerah ini rentan menjadi jalur masuk peredaran narkoba sehingga membutuhkan perhatian dan pengawasan yang lebih serius dari seluruh pihak.
Karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis. Ia juga mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian dalam mengungkap berbagai kasus narkotika yang terjadi di daerah tersebut.
"Tidak ada tebang pilih terkait dengan penanganan narkoba ini terhadap ASN. Semua akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tegas Ersan.
Ia mengungkapkan saat ini sudah terdapat beberapa ASN yang tersangkut kasus narkoba dan sedang menjalani proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan menindaklanjuti setiap kasus dari sisi administrasi dan kepegawaian sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Ersan juga mengaku telah mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar tidak bermain-main dengan narkoba. Menurutnya, keterlibatan dalam kasus narkotika dapat berdampak serius terhadap karier dan masa depan seorang pegawai.
Ia berharap seluruh ASN dapat menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjauhi narkoba serta ikut mendukung upaya pemberantasan yang terus dilakukan aparat penegak hukum demi mewujudkan Bengkalis yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....