Kemenag Pelalawan Tanamkan Kepedulian Lingkungan sejak Dini Melalui Ekoteologi

  • 31 Mei 2026 23:13 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Pelalawan — Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan terus digencarkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan melalui gerakan penanaman pohon di lingkungan madrasah. Kegiatan penguatan ekoteologi kali ini dilaksanakan di halaman MIN 1 Pelalawan, Kecamatan Ukui, Kamis 21 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk kolaborasi menjaga kelestarian alam.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Sulman, Kepala Cabang BSI Pelalawan John Travolta, serta Kepala MIN 1 Pelalawan Sarwidi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya cinta lingkungan di satuan pendidikan berbasis keagamaan.

Penguatan ekoteologi menjadi landasan utama dalam kegiatan ini, yang menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama. Melalui gerakan penghijauan ini, Kemenag Pelalawan berupaya menghadirkan nilai-nilai spiritual dalam tindakan nyata yang berdampak bagi keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Pelalawan Sulman menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap alam.

“Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun karakter. Salah satunya adalah karakter peduli lingkungan. Melalui gerakan menanam pohon ini, kita ingin menghadirkan kesadaran bersama bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab keagamaan,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI Pelalawan John Travolta menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor, termasuk dunia perbankan syariah, menjadi langkah positif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Kepala MIN 1 Pelalawan Sarwidi juga menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa penguatan ekoteologi dapat menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam sejak dini.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan bersama BSI Pelalawan dan MIN 1 Pelalawan menegaskan bahwa menjaga lingkungan akan lebih bermakna ketika dilakukan secara bersama-sama. Penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol penghijauan, tetapi juga pesan tentang pentingnya gotong royong dalam merawat bumi sebagai warisan bagi generasi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....