UKMK Agape Polbeng Dorong Generasi Muda Menjadi Pemimpin yang Membawa Perubahan

  • 30 Mei 2026 13:28 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen (UKMK) Agape Politeknik Negeri Bengkalis melaksanakan seminar Kepemimpinan Rohani 2026, Sabtu 30 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula TI Politeknik Negeri Bengkalis bertujuan mengedukasi dan membentuk karakter dan kualitas generasi muda Kristen.

Seminar tahun ini mengangkat tema “Menciptakan Jiwa Kepemimpinan yang Membawa Perubahan di Tengah Tantangan” dengan dasar firman Tuhan yang diambil dari Roma 12:2, yang berbunyi: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan mampu menghadirkan perubahan positif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Seminar ini juga menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa serta pemuda/pemudi Kristen di Pulau Bengkalis agar semakin siap menjadi pemimpin yang berdampak dalam berbagai aspek kehidupan.

Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh panitia, dilanjutkan dengan doa pembukaan sebagai bentuk penyerahan seluruh rangkaian acara kepada Tuhan. Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai jalannya ibadah pembuka sebelum peserta memasuki sesi utama seminar.

Panitia pelaksana UKMK Agape, Josua, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi. Panitia berharap seminar ini dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi generasi muda Kristen di Bengkalis.

“Melalui Seminar Kepemimpinan Rohani 2026 ini, kami berharap para peserta dapat mengembangkan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani serta mampu menjadi pribadi yang membawa perubahan positif di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Josua, Sabtu 30 Mei 2026.

Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber Pdt. Moris Yosafat Hutabarat, M.Th, yang membawakan materi mengenai kepemimpinan rohani yang relevan dengan kondisi generasi muda saat ini. Dalam penyampaian materinya, beliau menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan atau posisi, melainkan tentang kemampuan untuk memberikan pengaruh yang baik dan membawa perubahan bagi lingkungan sekitar.

Beliau juga menjelaskan bahwa seorang pemimpin Kristen harus memiliki integritas, keteladanan, keberanian, serta komitmen untuk tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. “Menjadi pemimpin yang berdampak adalah sebuah pilihan. Perubahan besar di masa depan dimulai dari keberanian untuk mengambil langkah dan membangun integritas sejak hari ini. Jangan menunggu menjadi seseorang yang besar untuk membawa perubahan, tetapi mulailah dari hal-hal kecil yang dapat dilakukan sekarang,” ungkap Pdt. Moris Yosafat Hutabarat, M.Th dalam pemaparannya.

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta. Hal ini terlihat dari antusiasme mereka selama mengikuti seminar, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang diajukan menunjukkan tingginya minat peserta untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana menjadi pemimpin yang mampu menghadapi tantangan serta memberikan dampak positif di lingkungan kampus, organisasi, gereja, maupun masyarakat.

Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa dan pemuda/pemudi Kristen dari berbagai wilayah di Pulau Bengkalis. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang turut menciptakan suasana kebersamaan dan memperluas jaringan pertemanan antar sesama generasi muda Kristen. Selain memperoleh wawasan dan motivasi mengenai kepemimpinan rohani, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk membangun relasi yang lebih luas. Sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka, panitia turut memberikan e-sertifikat kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.

Salah seorang peserta seminar mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh UKMK Agape tersebut. “Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru tentang kepemimpinan Kristen. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa saat ini. Selain mendapatkan ilmu dan motivasi, kami juga dapat menjalin relasi dengan mahasiswa dan pemuda Kristen dari berbagai daerah di Pulau Bengkalis,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Seminar Kepemimpinan Rohani 2026 ini, UKMK Agape Politeknik Negeri Bengkalis berharap para peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Kristen dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif di tengah keluarga, kampus, gereja, organisasi, dan masyarakat.

“Kiranya setiap peserta yang mengikuti seminar ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya berhasil bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi terang dan berkat bagi banyak orang, sesuai dengan nilai-nilai Kristiani yang telah dipelajari bersama,” demikian harapan yang disampaikan pada penutupan kegiatan.

Dengan berakhirnya Seminar Kepemimpinan Rohani 2026, UKMK Agape Politeknik Negeri Bengkalis kembali menegaskan perannya sebagai wadah pembinaan mahasiswa Kristen yang tidak hanya berfokus pada pengembangan spiritualitas, tetapi juga pada pembentukan karakter kepemimpinan yang berintegritas, berpengaruh, dan siap membawa perubahan bagi masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....