Toleransi Antarumat Beragama Warnai Pelaksanaan Kurban di Masjis al Muslihun

  • 28 Mei 2026 16:04 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis : Pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Al Muslihun, Desa Tegal Sari, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis tahun ini tidak hanya menjadi momentum berbagi bagi umat Islam, tetapi juga memperlihatkan kuatnya nilai toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

Ketua Masjid Al Muslihun, Sarni mengatakan suasana kebersamaan terlihat sejak awal pelaksanaan kurban. Tidak hanya warga muslim, masyarakat non-muslim di sekitar lingkungan masjid juga turut membantu kelancaran kegiatan sosial tahunan tersebut.

Menurutnya, warga non-muslim memberikan dukungan dalam bentuk bantuan operasional seperti plastik pembungkus, minuman, hingga makanan untuk panitia kurban dan masyarakat yang hadir.

“Warga non-muslim di sini juga ikut membantu kegiatan kurban. Ada yang membantu plastik, minuman dan makanan untuk panitia. Mereka memang sudah lama hidup berdampingan bersama masyarakat muslim di sini,” ujar Sarni saat diwawancarai RRI, Kamis 28 Mei 2026.

Sebagai bentuk penghargaan atas kebersamaan tersebut, panitia kurban juga membagikan sebagian daging kurban kepada warga non-muslim di Desa Tegal Sari.

“Kami juga memberikan sebagian daging kurban kepada warga non-muslim sebagai bentuk toleransi dan hubungan baik antarwarga,” katanya.

Ia menilai semangat saling membantu tanpa melihat perbedaan agama menjadi nilai penting yang terus dijaga masyarakat setempat. Menurutnya, hubungan harmonis antarumat beragama di Desa Tegal Sari telah terjalin sejak lama dan terus dipertahankan hingga sekarang.

Selain diwarnai nilai toleransi, jumlah hewan kurban tahun ini juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika biasanya hanya sekitar 6 hingga 7 ekor sapi, tahun ini jumlahnya mencapai 11 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

“Alhamdulillah, tahun ini lebih banyak dari tahun kemarin. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk berkurban dan berbagi juga semakin meningkat,” tambahnya.

Suasana gotong royong tampak sejak pagi hari saat warga bersama panitia melakukan penyembelihan dan pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan kurban di Masjid Al Muslihun pun menjadi gambaran bahwa perbedaan agama tidak menghalangi masyarakat untuk hidup rukun dan saling membantu dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....