Durian Bantan Bengkalis Disebut Lebih Manis karena Tumbuh Alami tanpa Pupuk Kimia
- 28 Mei 2026 16:02 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis : Durian lokal asal Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis memiliki cita rasa khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta “raja buah”. Selain dikenal manis, durian Bantan disebut tumbuh secara alami tanpa menggunakan pupuk kimia.
Salah seorang tokeh durian di Bantan, Adi mengatakan sebagian besar pohon durian di wilayah tersebut tumbuh alami di kebun masyarakat dan tidak banyak mendapatkan perawatan khusus.
“Durian Bantan ini biasanya manis dan bagus. Karena dia alami, tidak dipupuk,” ujarnya saat diwawancarai RRI, Kamis 28 Mei 2026.
Menurut Adi, saat ini sejumlah jenis durian lokal mulai memasuki musim panen, seperti durian orange, pink dan durian kampung. Buah-buah tersebut mulai banyak dijual di pinggir jalan hingga pasar tradisional di Bengkalis.
Ia mengatakan hampir setiap rumah warga di Kecamatan Bantan memiliki pohon durian sendiri sehingga daerah tersebut dikenal sebagai salah satu sentra durian lokal di Pulau Bengkalis.
“Hampir setiap rumah di Bantan ada pokok durian,” katanya.
Selain rasanya yang manis, durian lokal Bantan juga memiliki aroma khas yang kuat. Hal itu membuat banyak masyarakat tetap mencari durian lokal dibandingkan durian dari luar daerah.
Menurutnya, peminat durian tidak pernah sepi setiap musim tiba. Bahkan meski harga masih relatif tinggi karena panen baru dimulai, masyarakat tetap ramai membeli.
“Kalau durian ini jarang tak ada peminatnya. Karena dia kan raja buah,” tambahnya.
Adi menjelaskan durian yang dijual para tokeh biasanya dibeli langsung dari petani setelah buah jatuh dari pohon. Selanjutnya durian dibawa ke Kota Bengkalis untuk dipasarkan kembali kepada masyarakat.
Ia memperkirakan musim durian tahun ini akan berlangsung sekitar dua bulan ke depan dengan jumlah buah yang akan terus meningkat seiring memasuki puncak panen. Musim durian sendiri menjadi salah satu momen yang paling dinanti masyarakat Bengkalis setiap tahunnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....