Siswa MAN 2 Bengkalis Praktik Membuat Telur Asin Nusantara

  • 26 Mei 2026 18:11 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Madrasah Aliyah Negeri 2 Bengkalis kembali melaksanakan asesmen berbasis praktik bagi siswa kelas XI melalui Ujian Praktik Mata Pelajaran Prakarya, Senin 25 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diuji membuat makanan awetan khas Nusantara berupa telur asin di bawah bimbingan guru pengampu, Rusmita.

Kegiatan praktik berlangsung di laboratorium prakarya dan selasar madrasah dengan suasana pembelajaran yang aktif dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan telur asin, mulai dari pemilihan telur bebek hingga proses pembungkusan adonan garam sebagai media pemeraman.

Pembuatan telur asin dipilih sebagai materi uji kompetensi karena dinilai mampu melatih keterampilan siswa dalam mengolah bahan pangan sekaligus memahami proses ilmiah sederhana seperti osmosis pada pengawetan makanan.

Rusmita mengatakan praktik tersebut tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam memahami teori, tetapi juga mengasah ketelitian, kerja sama tim, dan keterampilan hidup yang dapat dimanfaatkan di masa depan.

“Membuat telur asin memang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian dalam menentukan kadar garam dan teknik pembungkusan. Melalui praktik ini, siswa belajar proses pengolahan makanan sekaligus melihat peluang usaha kuliner yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Masing-masing kelompok berbagi tugas mulai dari membersihkan telur, menyiapkan campuran abu dan garam, hingga membalut telur menggunakan adonan pemeram. Suasana praktik berlangsung penuh semangat disertai diskusi dan kerja sama antar siswa.

Dalam ujian praktik tersebut, guru menilai sejumlah aspek penting seperti pemilihan bahan baku, formulasi adonan, teknik pembungkusan, hingga higienitas selama proses kerja. Siswa juga diminta menjaga kebersihan area praktik dan menggunakan perlengkapan pendukung seperti sarung tangan.

Kepala MAN 2 Bengkalis, Amrisal mengapresiasi pelaksanaan ujian praktik tersebut sebagai bagian dari pembelajaran berbasis keterampilan.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi langkah penting dalam membekali siswa dengan kemampuan praktis dan jiwa kreatif agar mampu mandiri di masa depan.

“Madrasah berharap siswa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menjadi produsen kreatif yang memiliki keterampilan hidup dan peluang usaha,” katanya.

Salah seorang siswa kelas XI mengaku senang mengikuti praktik pembuatan telur asin karena dapat belajar langsung proses pengolahan makanan tradisional secara benar dan higienis.

“Praktiknya seru karena kami bisa belajar langsung membuat telur asin bersama teman-teman. Sekarang tinggal menunggu hasil pemeramannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Bengkalis berharap pembelajaran prakarya dapat terus mendorong kreativitas siswa sekaligus mengenalkan potensi usaha berbasis pangan lokal kepada generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....