Jemaah Haji Bengkalis Siap Jalani Puncak Ibadah di Arafah
- 26 Mei 2026 08:52 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pergerakan jamaah dilakukan secara bertahap dari hotel-hotel di Makkah menuju tenda-tenda di Arafah sebagai bagian dari rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Untuk Kloter 9, keberangkatan menuju Arafah awalnya dijadwalkan pada gelombang siang sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi (WAS). Namun, pemberangkatan dilakukan pada pukul 18.30 WAS dengan pengawalan petugas haji.
Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Bengkalis, Al Hamidi, mengatakan suasana di Arafah mulai dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara yang bersiap menjalani wukuf pada 9 Zulhijah atau Selasa, 26 Mei 2026.
“Suasana di Arafah mulai ramai dipenuhi jamaah dari berbagai negara. Semua bersiap menjalani wukuf yang menjadi rukun utama ibadah haji,” ujar Al Hamidi kepada RRI, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menyebutkan kondisi di Makkah menjelang keberangkatan menuju Arafah terpantau sangat padat, terutama di area hotel, Masjidil Haram, dan titik keberangkatan bus menuju Armuzna.
“Kondisi di Makkah cukup padat, namun tetap kondusif. Jamaah juga terus diingatkan menjaga kesehatan karena cuaca sangat panas,” katanya.
Cuaca ekstrem menjadi perhatian utama pada pelaksanaan puncak haji tahun ini. Suhu udara di Makkah pada siang hari berkisar antara 40 hingga 43 derajat Celsius dan diperkirakan dapat mendekati 50 derajat Celsius saat pelaksanaan wukuf di Arafah.
Pemerintah Arab Saudi pun telah menyiapkan berbagai fasilitas tambahan seperti peneduh, pendingin udara, kipas kabut air, hingga layanan kesehatan guna mengurangi risiko heatstroke bagi jamaah.
Sementara itu, petugas haji Indonesia saat ini fokus melakukan persiapan pergerakan bus menuju Arafah, pengecekan tenda dan pendingin di Mina, distribusi konsumsi, pengawasan jamaah lansia, serta layanan kesehatan darurat.
Pemerintah Indonesia juga menyediakan layanan Safari Wukuf bagi jamaah lanjut usia dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu agar tetap dapat mengikuti wukuf dengan aman dan nyaman.
Secara umum, jemaah Indonesia dilaporkan dalam kondisi baik dan siap menjalani puncak ibadah haji. Jamaah juga diimbau memperbanyak minum air putih, menggunakan payung, sandal, masker, serta menghemat tenaga selama menjalani rangkaian Armuzna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....