Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jamaah, Persiapan Masih Dilanjutkan

  • 10 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Persiapan keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bengkalis untuk musim haji 2027 mulai dilakukan. Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bengkalis menyebutkan, daerah tersebut sementara mendapat kuota sebanyak 399 jamaah dari Pemerintah Provinsi Riau.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bengkalis, Rusli, mengatakan kuota tersebut masih bersifat sementara dan belum final hingga proses keberangkatan nantinya. “Untuk kuota haji tahun depan, kita sudah mendapatkan kuota dari provinsi sejumlah 399. Tetapi ini belum final sampai keberangkatan. Saat ini baru pendataan tahap awal untuk persiapan pembuatan paspor, cek kesehatan, kemudian sampai dengan pelunasan tahap pertama,” ujar Rusli, Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah kendala dalam tahapan persiapan jamaah, terutama terkait proses biometrik visa (biovisa). Sebelumnya, proses tersebut diinformasikan dapat dimulai pada 1 Agustus 2026. Namun, hingga kini layanan di pusat belum dibuka sehingga jamaah belum dapat melakukan proses biometrik. “Sekarang ini masih ada kendala biovisa. Kemarin diumumkan bahwa biovisa bisa dimulai tanggal 1 Agustus 2026, namun sampai saat ini belum bisa karena server pusat yang di Jakarta belum dibuka. Sehingga jamaah belum bisa melakukan biovisa,” katanya.

Selain biovisa, pemeriksaan kesehatan tahap awal bagi jamaah juga belum dapat dilaksanakan. Rusli menyebutkan, pihaknya telah menyampaikan informasi kepada jamaah dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, tetapi pemeriksaan tersebut masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. “Kita sudah sampaikan kepada jamaah dan juga dengan orang kesehatan untuk pemeriksaan tahap awal. Namun oleh pihak kesehatan belum bisa dilakukan tahap awal di puskesmas karena belum ada instruksi dari Kementerian Kesehatan pusat,” katanya.

Terkait pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Rusli mengatakan pihaknya masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) mengenai besaran biaya haji serta jadwal pelunasan. “Untuk masalah pelunasan ONH, kita masih menunggu keputusan presiden, berapa biaya tahun ini dan dimulai dari tanggal berapa sampai tanggal berapa,” ucapnya.

Rusli menyebutkan, berdasarkan informasi awal yang diterima, pelunasan tahap pertama direncanakan berlangsung pada 4 Agustus hingga 4 September 2026. Namun, jadwal tersebut belum dapat dipastikan karena Keppres terkait belum diterbitkan.

“Informasi awal yang kami terima, pelunasan tahap awal dilakukan tanggal 4 Agustus sampai dengan 4 September. Untuk tahap pertama ini kuota Kabupaten Bengkalis sebanyak 399. Namun sampai hari ini Keppres tersebut belum ada,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Rusli, jamaah masih harus menunggu kepastian terkait tiga tahapan utama, yakni pelaksanaan biovisa, pemeriksaan kesehatan dan pelunasan biaya haji.

Meski demikian, informasi mengenai rencana keberangkatan jamaah haji tahun 2027 telah disampaikan kepada calon jamaah. Sosialisasi dan pengumpulan jamaah juga telah dilakukan di dua titik. Titik pertama dilaksanakan di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkalis dengan menggabungkan jamaah dari Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, Rupat dan Rupat Utara.

Sementara titik kedua dilaksanakan di wilayah Mandau, tepatnya di Masjid Jalan Stadion sebelum Kantor Urusan Agama (KUA). “Kita sudah melakukan sosialisasi persiapan. Awalnya berbentuk rapat koordinasi yang menghadirkan Imigrasi, pihak kesehatan, Kesra, serta memberikan pencerahan kepada jamaah,” kata Rusli.

Ia menambahkan, meskipun Kementerian Haji dan Umrah kini menjadi kementerian tersendiri, koordinasi dengan Kementerian Agama tetap dilakukan karena penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan sinergi lintas instansi. “Walaupun Kementerian Haji dan Kementerian Agama sudah pisah kementerian, tetapi tetap bersinergi dengan Kementerian Agama. Pekerjaan haji ini tetap membutuhkan koordinasi dan sinergi agar pelayanan kepada jamaah dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, H. Khaidir, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pelaksanaan teknis dan kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, Kemenag Kabupaten Bengkalis akan terus bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan dengan baik.

“Dengan adanya pelaksanaan teknis secara kebijakan pemerintah melalui Kementerian Haji, Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis senantiasa berkomitmen dan bersinergi dengan Kementerian Haji serta tetap mendukung pelayanan haji agar berjalan dengan baik, lancar dan aman sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujar Khaidir.

Ia menegaskan, ibadah haji merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat sehingga pelayanan kepada jamaah harus menjadi perhatian bersama.

“Haji itu sangat penting sekali. Karena itu, pandangan dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis juga merupakan bagian terpenting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....