Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Polbeng Gelar Sertifikasi Kompetensi Konstruksi
- 26 Mei 2026 08:53 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melalui Jurusan Teknik Sipil kembali memfasilitasi pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Bidang Konstruksi bagi mahasiswa vokasi bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Polbeng dan diikuti sebanyak 116 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil.
Peserta terdiri atas 70 mahasiswa untuk Klasifikasi Ahli Jenjang 7 dan 46 mahasiswa untuk Klasifikasi Terampil Jenjang 5. Pelaksanaan kegiatan didukung melalui pembiayaan DIPA 2026 BJKW I Banda Aceh sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor konstruksi agar memiliki kompetensi dan pengakuan formal sesuai standar jasa konstruksi nasional.
Direktur Polbeng, Johny Custer, menyampaikan apresiasi kepada BJKW I Banda Aceh atas dukungan berkelanjutan dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa Polbeng mengikuti sertifikasi kompetensi bidang konstruksi. Sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional dan berdaya saing, Selasa 26 Mei 2026.
“Sertifikasi bukan hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi diri agar mampu menjadi tenaga kerja yang profesional, berdaya saing, dan mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Johny.
Menurutnya, sektor konstruksi menjadi salah satu pilar utama pembangunan infrastruktur sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki sertifikasi resmi sebagai bentuk pengakuan profesional. Ia menegaskan bahwa sertifikasi tidak hanya sebatas persyaratan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing lulusan vokasi.
Sementara itu, Kepala BJKW I Banda Aceh yang diwakili oleh Pona Faisal menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja kompeten di sektor konstruksi terus meningkat seiring perkembangan pembangunan nasional. Ia berharap kegiatan sertifikasi ini mampu mencetak sumber daya manusia konstruksi yang profesional, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja.
“Kebutuhan tenaga kerja kompeten di sektor konstruksi saat ini terus meningkat. Kami berharap kegiatan sertifikasi ini dapat memberikan manfaat dalam pengembangan sumber daya manusia konstruksi yang kompeten, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja,” katanya.
Pelaksanaan uji sertifikasi jenjang 7 berlangsung selama dua hari, sedangkan jenjang 5 dilaksanakan selama satu hari. Setelah pembukaan kegiatan, rangkaian asesmen ditandai dengan pemasangan atribut uji sertifikasi berupa rompi dan helm keselamatan kepada peserta sebagai simbol dimulainya proses asesmen kompetensi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....