MUI dan Juleha Bengkalis Latih 100 Juru Sembelih jelang Idul Adha
- 23 Mei 2026 11:32 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis bekerja sama dengan Badan Pengurus Masjid Istiqomah menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha), Sabtu, 23 Mei 2026 pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis itu diikuti sekitar 100 peserta dari Kecamatan Bengkalis dan Bantan. Pelatihan menghadirkan tiga narasumber, yakni M. Farik dan Syahrul Sutiono dari MUI Kabupaten Bengkalis, serta Genta dari Karantina Hewan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris MUI Kabupaten Bengkalis Gus Affan Zahidi yang mewakili Ketua Umum MUI Bengkalis Buya Amrizal, Ketua Panitia Pelaksana Ruliyono, Ketua Badan Pengurus Masjid Istiqomah Ahmad Toha, para alim ulama, ustaz, serta tokoh masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Ruliyono mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang benar terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.
“Walaupun setiap tahun masyarakat sudah terbiasa melakukan penyembelihan hewan kurban, namun tetap perlu dilakukan pengkajian ulang agar proses penyembelihan benar-benar sesuai dengan syariat Islam dan kaidah fikih,” ujar Ruliyono.
Ia menegaskan, pelatihan tersebut bukan bertujuan menggurui para juru sembelih, melainkan menjadi sarana berbagi ilmu dan memperkuat pemahaman keagamaan menjelang Idul Adha.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber dengan baik sehingga dapat diterapkan saat pelaksanaan kurban nantinya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Masjid Agung Istiqomah Ahmad Toha mengaku bersyukur pelatihan yang sejak lama direncanakan akhirnya dapat terlaksana berkat dukungan MUI Kabupaten Bengkalis.
“Sejak awal kami memang sangat ingin mengadakan pelatihan juru sembelih halal ini. Namun karena keterbatasan dana, kegiatan tersebut sempat tertunda. Alhamdulillah, MUI Kabupaten Bengkalis dengan sukarela mendukung penuh hingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ungkap Ahmad Toha.
Menurutnya, pelatihan tersebut sangat penting agar masyarakat memahami teknik penyembelihan yang halal, higienis, dan sesuai tuntunan agama.
Melalui kegiatan itu, peserta diharapkan mampu menjadi juru sembelih halal yang memahami tata cara penyembelihan hewan kurban secara benar, mulai dari proses penanganan hewan hingga teknik penyembelihan sesuai syariat Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....