Bobi Kurniawan Dukung Gempar, Perempuan Lawan Narkoba
- 05 Mei 2026 21:10 WIB
- Bengkalis
RRI CO.ID, Bengkalis - Dukungan terhadap gerakan pemberantasan narkoba terus menguat di Kabupaten Bengkalis. Anggota DPRD Bengkalis, Bobi Kurniawan menyatakan dukungan penuh atas terbentuknya Garda Perempuan Anti Narkoba (Gempar) di Kecamatan Bantan.
Gerakan yang melibatkan para perempuan dari 23 desa ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan peredaran narkotika, khususnya di wilayah Kecamatan Bantan yang belakangan menjadi perhatian.
Bobi Kurniawan menyampaikan apresiasinya saat menghadiri deklarasi Gempar Bantan pada Selasa, 5 Mei 2026. Ia menilai kolaborasi antara Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan masyarakat, khususnya kaum perempuan, merupakan kekuatan besar dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Kita sangat mengapresiasi terbentuknya Gempar Bantan ini. Apalagi saat ini peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Bantan, cukup memprihatinkan. Kehadiran kaum ibu melalui gerakan ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan,” ujar Bobi.
Ia mengungkapkan, saat ini anggota Gempar Bantan telah mencapai 460 orang. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah sehingga pengawasan di lingkungan masyarakat semakin kuat dan merata.
“Kita berharap anggota Gempar ini terus bertambah. Semakin banyak yang terlibat, maka sekecil apa pun peredaran narkoba bisa cepat terdeteksi dan diputus mata rantainya oleh ibu-ibu di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Politisi yang juga aktif di dunia olahraga takraw ini turut memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Kapolres Bengkalis dalam memberantas narkoba. Ia menilai, saat ini adalah momentum yang tepat untuk menyatakan perang terhadap narkotika secara bersama-sama.
“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Kapolres Bengkalis. Ini sudah saatnya kita benar-benar menyatakan perang terhadap narkoba. Tidak bisa lagi setengah-setengah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bobi berharap gerakan Gempar tidak hanya berkembang di Kecamatan Bantan, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kabupaten Bengkalis.
“Kalau gerakan seperti ini diikuti oleh kecamatan lain, tentu akan semakin mempersempit ruang gerak pelaku narkoba. Ini harus menjadi gerakan bersama,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya perempuan, diharapkan peredaran narkoba di Bengkalis dapat ditekan secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....