Perempuan Bantan Bergerak, Gempar Bantan Deklarasi Perang Total Narkoba
- 05 Mei 2026 18:20 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Gerakan perempuan di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, semakin menunjukkan peran strategis dalam memerangi peredaran narkotika. Hal ini ditandai dengan deklarasi Gempar (Garda Perempuan Terdepan Anti Narkoba) yang digelar pada Selasa, 5 Mei 2026.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Bantan, Iptu Muhammad Iskandar, yang juga menjadi salah satu penggagas terbentuknya Gempar, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergitas lintas sektor.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan deklarasi Garda Perempuan Terdepan Anti Narkoba di Kecamatan Bantan. Ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah kecamatan, pihak kepolisian khususnya Polsek Bantan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Iptu Iskandar.
Ia menegaskan, kehadiran Gempar diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, terutama dengan melibatkan kaum perempuan yang dinilai memiliki peran penting dalam keluarga dan lingkungan sosial.
“Mudah-mudahan kegiatan ini mampu memancing dan menggerakkan ibu-ibu sebagai kekuatan besar untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Bantan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolsek juga menyampaikan bahwa berbagai informasi dari masyarakat sejauh ini telah ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak kepolisian.
“Setiap informasi yang masuk ke Polsek Bantan kami tindak lanjuti. Bahkan, beberapa di antaranya sudah berhasil diungkap bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis,” jelasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri menekankan pentingnya kontribusi aktif Gempar dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.
“Pemerintah daerah berharap Garda Perempuan ini dapat memberikan kontribusi besar sehingga angka penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Bantan semakin menurun. Harapan kita, Bantan bisa menjadi kecamatan bebas narkoba dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor serta kekuatan jumlah perempuan sebagai potensi besar dalam perubahan sosial.
“Secara kuantitas, jumlah perempuan sangat besar. Jika seluruh perempuan di Kecamatan Bantan bergerak bersama, kami yakin stigma negatif terhadap daerah ini akan berubah dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keteladanan menjadi kunci utama dalam gerakan ini.
“Kami berharap seluruh anggota Garda Perempuan ini benar-benar menjadi contoh. Jangan sampai ada anggotanya yang justru terlibat sebagai pengguna. Keteladanan itu jauh lebih penting dari sekadar tindakan,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat melalui kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Keterlibatan aktif komunitas, termasuk perempuan, dinilai menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan deklarasi GEMPAR ini, Kecamatan Bantan diharapkan menjadi pelopor gerakan perempuan dalam perang melawan narkoba di wilayah perbatasan, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Kabupaten Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....