Oknum Satpol PP Positif Narkoba, Kasat Tindak Tegas

  • 18 Apr 2026 13:56 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Alfakhrurrazy, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk jika melibatkan aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Alfakhrurrazy upaya pemberantasan narkotika harus melibatkan semua pihak karena dampaknya sangat merusak, terutama bagi masa depan generasi muda. Ia juga menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota Satpol PP yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat.

“Kami sangat mendukung langkah Polres Bengkalis dalam memberantas narkoba. Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama karena narkoba bisa merusak masa depan anak bangsa,” ujar Alfakhrurrazy, Sabtu 18 April 2026.

Terkait hasil tes urine yang dilakukan di Kecamatan Bantan bekerja sama dengan pihak kepolisian, yang menyatakan adanya oknum anggota Satpol PP positif narkoba, Alfakhrurrazy mengaku hingga saat ini belum menerima laporan, mengetahui hanya melalui Medsos, apabila hal tersebut terbukti, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku, apalagi jika yang bersangkutan berstatus ASN,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aparatur pemerintah dalam penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius karena dapat memberikan contoh buruk di tengah masyarakat.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Jika benar terjadi, tentu ini menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan dari semua pihak sangat diperlukan,” katanya.

Alfakhrurrazy juga mengingatkan seluruh pegawai di lingkungan Satpol PP Bengkalis agar tidak mencoba-coba terlibat dengan narkoba, karena konsekuensi yang dihadapi sangat berat, termasuk sanksi pemecatan.

“Saya menghimbau seluruh anggota untuk tidak bermain-main dengan narkoba. Jika terbukti, sanksinya jelas, bisa sampai pemberhentian,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....