Karhutla Bengkalis Tuntas, Tim Mulai Tinggalkan Lokasi

  • 11 Apr 2026 15:54 WIB
  •  Bengkalis

RRI CO.ID, Bengkalis - Setelah lebih dari sepekan memadamkan karhutla, Tim Manggala Agni Riau menuntaskan operasi di Pulau Bengkalis.

Operasi pemadaman berhasil diselesaikan setelah melalui proses panjang di lapangan.

Operasi pemadaman dinyatakan tuntas setelah seluruh tahapan mopping up dan penilaian akhir dilakukan pada Kamis, 9 April 2026 lalu. Titik terakhir yang ditangani berada di Desa Kelemantan Barat.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, memastikan bahwa proses pendinginan telah dilakukan secara menyeluruh untuk menghilangkan potensi munculnya kembali titik api.

“Setelah melaksanakan mopping up dan penilaian terakhir, operasi pemadaman karhutla di Bengkalis kami nyatakan tuntas padam,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026.

Pada tahap akhir operasi, tim tidak hanya fokus pada pendinginan, tetapi juga mulai melakukan langkah mitigasi guna mencegah kebakaran serupa terulang. Salah satunya dengan mengerahkan satu unit alat berat untuk pembersihan kanal serta pembuatan embung air di Desa Kelemantan Barat.

“Selain mopping up, tim kami juga telah mengarahkan satu alat berat untuk pembersihan kanal dan pembuatan embung sebagai mitigasi,” tambah Ferdian.

Sebelumnya, alat berat tersebut dipindahkan dari Desa Sekodi ke Kelemantan Barat menyusul kendala ketersediaan air di lokasi. Bahkan, api sempat mendekati kebun sagu milik warga sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.

Ferdian menyebutkan, seluruh wilayah terdampak kini telah dipastikan aman, meliputi Desa Sekodi, Palkun, Kembung Luar hingga Kelemantan Barat.

“Dengan kondisi tersebut, tim Manggala Agni mulai melakukan demobilisasi secara bertahap,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, dukungan udara juga turut dikerahkan melalui helikopter water bombing yang melakukan dua kali penyiraman pada siang hari, dengan dukungan kondisi cuaca yang cukup baik pascahujan.

Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, hingga Kepolisian yang bekerja secara terpadu melalui jalur darat dan udara.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak selama operasi dilaksanakan. Tim Manggala Agni demobilisasi secara bertahap,” ungkapnya.

Meski api telah padam, upaya pencegahan tetap dilakukan. Operasi modifikasi cuaca masih terus berjalan guna membasahi lahan gambut serta mengisi sumber-sumber air di wilayah rawan karhutla.

Diketahui, kebakaran terjadi dalam satu hamparan yang mencakup lima desa di Pulau Bengkalis selama lebih dari satu pekan, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektare.

Dalam operasi tersebut, sebanyak tiga regu Daerah Operasi (Daops) Siak dikerahkan, ditambah satu regu bantuan kendali operasi (BKO) dari Daops Pekanbaru, yang bekerja tanpa henti hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....