Minyakkita Tersedia, Harga Masih di Atas HET

  • 04 Apr 2026 20:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Stok minyak goreng subsidi merek Minyakkita masih terpantau tersedia di pasaran wilayah Bengkalis.

Produk tersebut dapat ditemukan di berbagai titik penjualan, mulai dari kios di Pasar Terubuk, swalayan, hingga kedai-kedai kecil.

Meski ketersediaan terjaga, harga jual Minyakkita di lapangan masih bervariasi dan cenderung berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh jenis kemasan yang dijual, seperti kemasan bantal maupun pouch.

Susiyanti, warga Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, mengungkapkan bahwa harga Minyakkita yang biasa ia beli berkisar Rp18.000 per liter. Menurutnya, harga tersebut sudah tergolong umum di wilayah Bengkalis.

“Memang di kemasan tertulis Rp15.700, tapi sejak awal ada di pasaran harganya sudah sekitar Rp18 ribu. Ada juga yang jual Rp17 ribu, biasanya untuk kemasan bantal,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026.

Ia menambahkan, hingga saat ini dirinya tidak mengalami kesulitan mendapatkan Minyakkita. Jika satu kedai kehabisan stok, produk tersebut masih dapat ditemukan di tempat lain.

“Di swalayan juga tersedia dengan harga beragam, mulai Rp17.500 sampai Rp19 ribu per liter, tergantung kemasan. Kalau beli kemasan 2 liter biasanya lebih murah, sekitar Rp32 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Alian, pedagang kedai harian di Jalan Kelapapati Laut, mengatakan bahwa dirinya menjual Minyakkita seharga Rp18.000 per liter. Ia mengaku tidak bisa menjual sesuai HET karena harga dari pemasok sudah lebih tinggi.

“Gimana mau jual sesuai HET, kita dapat saja sudah di atas HET dari pemasoknya,” kata Alian.

Meski demikian, ia memastikan pasokan Minyakkita sejauh ini masih lancar dan belum terjadi kelangkaan di Bengkalis.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis, Zulpan, menyebutkan bahwa secara umum tidak terjadi kelangkaan Minyakkita di wilayah tersebut. Namun, pihaknya mengakui masih ditemukan pedagang yang menjual di atas HET.

“Memang tidak dibenarkan penjualan di atas HET, tetapi distribusi ke Bengkalis memerlukan biaya tambahan karena harus menyeberang laut. Sehingga harga jual di atas HET masih dalam batas toleransi,” jelas Zulpan.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebelumnya telah melakukan peninjauan terkait ketersediaan pangan, termasuk Minyakkita, di Bengkalis.

Di sisi lain, Kepala Cabang Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, menegaskan bahwa Minyakkita yang disalurkan melalui jaringan mitra Bulog wajib dijual sesuai HET.

“Kalau distribusi dari Bulog, kedai mitra wajib menjual sesuai HET. Makanya kami mendorong pedagang untuk bermitra dengan Bulog,” ujarnya.

Delly juga mengajak para pedagang yang masih menjual di atas HET untuk bergabung menjadi mitra Bulog agar mendapatkan pasokan dengan harga sesuai ketentuan.

“Kalau ada pedagang yang masih menjual di atas HET, bisa berkomunikasi dengan kami. Nanti akan kami jadikan mitra, dengan syarat menjual sesuai HET,” tambahnya.

Saat ini, stok Minyakkita yang tersedia di gudang Bulog Bengkalis mencapai sekitar 7.500 kilogram dan siap didistribusikan kepada mitra.

“Masyarakat bisa mengenali kedai mitra Bulog dari spanduk yang terpasang di depan toko. Jika ada tulisan Mitra Bulog Minyakkita, berarti harga yang dijual sesuai HET,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....