Sebanyak 111 Personel Gabungan Dikerahkan Tangani Karhutla Bengkalis

  • 25 Mar 2026 10:40 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis yang terjadi di sejumlah wilayah rawan.

Manajer Pusdalops BPBD Bengkalis, Erzan Syah, mengatakan personel tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, perusahaan, hingga masyarakat peduli api dan komunitas di tingkat desa.

“Semua pihak terlibat dalam penanganan karhutla, termasuk masyarakat di sekitar lokasi yang turut membantu proses pemadaman,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.

Menurutnya, tim gabungan bekerja secara terpadu dalam satuan tugas yang telah dibentuk sesuai ketentuan, sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih efektif.

Selain melakukan pemadaman, tim juga aktif melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih bijak dalam menggunakan api.

Erzan menegaskan, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam penanganan karhutla, mengingat luasnya wilayah dan karakteristik lahan gambut di Bengkalis.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut membantu petugas di lapangan, baik dalam proses pemadaman maupun pelaporan kejadian kebakaran.

“Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam deteksi dini dan pencegahan kebakaran,” tambahnya.

BPBD terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Selain itu, berbagai langkah antisipasi juga disiapkan untuk menghadapi potensi kebakaran susulan.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.

Upaya pencegahan dan penanganan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....