Polres Bengkalis Dinginkan Karhutla 12 Hektare di Talang Muandau
- 01 Sep 2026 13:47 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Polres Bengkalis bersama unsur TNI, BPBD, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Masyarakat Peduli Api (MPB) dan pemerintah setempat terus melakukan upaya pencegahan serta penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis. Terbaru, tim gabungan melakukan pengecekan, pemantauan dan pendinginan di lokasi Karhutla yang berada di Kecamatan Talang Muandau, Minggu, 30 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan yang sebelumnya terbakar benar-benar aman dan tidak menyisakan bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Luas lahan yang terdampak Karhutla diperkirakan mencapai sekitar 12 hektare. Meski api telah padam setelah kawasan tersebut diguyur hujan, petugas masih menemukan kepulan asap di sejumlah titik.
Kondisi tersebut membuat tim gabungan tetap melakukan pendinginan dan pembasahan lahan secara menyeluruh.
“Meski api sudah padam setelah diguyur hujan, kita tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang dapat kembali menyala,” ujar Kasi Humas Polres Bengkalis Juliandi Bazrah.
Sebanyak 70 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari BPBD Talang Muandau, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bengkalis, TNI, Polri, MPB Desa Tasik Tebing Serai, BBKSDA, Camat Talang Muandau-Regadam serta Pemerintah Desa Tasik Tebing Serai.
Dalam proses pendinginan, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya mesin mini striker, selang, nozzle dan selang isap yang berasal dari BPBD, MPB maupun Polri.
Selain melakukan pembasahan lahan, tim juga melakukan verifikasi titik panas melalui Dashboard Lancang Kuning. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak terdapat titik api baru di sekitar lokasi.
“Kami bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan di lapangan. Pendinginan ini penting dilakukan meskipun kondisi api sudah padam, karena masih ada asap dan potensi bara yang dapat memicu kebakaran kembali,” lanjutnya.
Polres Bengkalis menegaskan penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder. Langkah tersebut sebagai upaya mencegah meluasnya kebakaran sekaligus menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi Karhutla Kecamatan Talang Muandau terpantau aman dan terkendali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....