Pemerintah Kawal Ketat Pemulangan Jemaah Umrah Situasi
- 20 Mar 2026 18:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Jeddah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus melakukan pengawalan ketat terhadap proses kepulangan jemaah umrah Indonesia di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.
Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah masih berlangsung melalui dua bandara utama, yakni Bandara King Abdulaziz dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz dalam dua hari terakhir.
Dalam laporannya, sebanyak 2.190 jemaah umrah telah kembali ke Tanah Air menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Rinciannya, 985 jemaah dipulangkan pada 17 Maret 2026 dan 1.205 jemaah pada 18 Maret 2026.
Namun demikian, sejumlah jemaah dilaporkan terdampak pembatalan penerbangan oleh beberapa maskapai. Kondisi ini menyebabkan ketidakpastian jadwal kepulangan serta meningkatnya beban biaya akomodasi dan konsumsi yang harus ditanggung secara mandiri oleh jemaah.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Ilham Effendy menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan perlindungan jemaah hingga seluruhnya dapat kembali ke Indonesia dengan aman.
“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi para jemaah dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengupayakan solusi terbaik bagi percepatan kepulangan mereka di tengah situasi yang dinamis ini,” ujarnya.
Seiring dengan proses pemulangan yang terus berjalan, jumlah total jemaah umrah Indonesia yang telah kembali ke Tanah Air pada periode 28 Februari hingga 18 Maret 2026 tercatat mencapai 30.360 orang.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah untuk tetap tenang serta menjaga komunikasi dengan petugas di lapangan. Pemerintah juga mengingatkan para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar bertanggung jawab penuh terhadap akomodasi dan tiket kepulangan jemaah sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....