Musrenbang Kecamatan Siak Bahas Pembangunan 2027 dan Anggaran
- 09 Mar 2026 13:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Siak - Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak seluruh penghulu dan masyarakat tetap kompak dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027 di tengah proses penyesuaian anggaran daerah. Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kampung Pangkalan Pisang, Rabu sore 4 Maret 2026.
Syamsurizal mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyusun arah pembangunan daerah ke depan, meski kondisi keuangan pemerintah saat ini sedang mengalami penyesuaian.
“Pertemuan kita hari ini untuk masa depan pendataan 2027. Kita tahu kondisi keuangan kita baik negara, provinsi, maupun kabupaten/kota. Perjuangan kita yang luar biasa. Jadi pak penghulu dan masyarakat, harus kompak bagaimana melaksanakan kegiatan pemerintahan," ujarnya.
Ia menegaskan, penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah daerah tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tahap pertama penyesuaian dulu, inilah kondisi riilnya dan kita harus memahami, tapi kita tidak menghilangkan haknya masyarakat. Pelayanan publik tak boleh menurun seperti pelayanan yang menyangkut kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, Penghulu Empang Pandan, Agus Mulyono, menyampaikan kondisi jalan utama menuju kampungnya yang hingga kini belum tersentuh aspal. Ia menjelaskan, jalan dari Simpang Buana menuju Empang Pandan yang menjadi akses keluar-masuk masyarakat dari jalan poros provinsi sejak tahun 1987 masih berupa jalan tanah dan kini semakin rusak.
"Sampai hari ini jalan utama kami ini masih jalan tanah dan sekarang diperparah lagi dengan lubang di tengah jalan karena gorong-gorong pecah, dan itu mempengaruhi jalur lalu lintas masyarakat kami pak, mohon solusinya pak," ucapnya.
Ia juga menyebutkan jalan penghubung Tasik Seminai–Empang Pandan kerap rusak saat musim hujan, meski telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Siak, Ardi, mengatakan pihaknya akan memprioritaskan pemeliharaan agar akses jalan tetap fungsional.
"Insyaallah kalau persoalan pemeliharaan jalan bisa kami tangani pak, seperti gorong-gorong mulai pecah kami siap tangani pak, kalau gak ada base, base kurang rata kami tambah, kalau ada kondisi lobang besar kami tambal pakai base itu bisa, tinggal surati saja pak kepada Dinas PU. Saat ini kami prioritasnya yaitu pada maintenance dulu pak, pemeliharaan fungsional bagaimana jalan bisa dilewati, tidak berdebu dan masyarakat bisa menikmati. Tapi kalau untuk pengaspalan usulan belum bisa, karena kondisi kita saat ini sedang melakukan penyesuaian," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....