Rektor ISNJ Bengkalis Susun Roadmap Pengembangan Institusi

  • 04 Mar 2026 19:57 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Rektor Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis (ISNJ) Bengkalis menyusun roadmap pengembangan institusi jangka menengah dan panjang sebagai arah strategis pasca perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut pada Januari 2025.

Dr. Khodijah Ishak, mengatakan roadmap tersebut menjadi panduan utama dalam menjalankan transformasi kampus secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, perubahan status kelembagaan harus diikuti dengan perencanaan yang matang agar pengembangan institusi berjalan sesuai target.

“Roadmap ini kami susun sebagai kompas pengembangan ISNJ ke depan, baik dalam aspek akademik, tata kelola, maupun penguatan peran sosial kemasyarakatan,” ujarnya dalam wawancara bersama RRI Bengkalis, Rabu 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, fokus pengembangan meliputi peningkatan mutu akademik melalui pembaruan kurikulum berbasis kebutuhan zaman, penguatan sistem penjaminan mutu internal, serta peningkatan kapasitas dosen melalui studi lanjut dan pelatihan kompetensi. Selain itu, ISNJ Bengkalis juga menargetkan penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari peningkatan reputasi akademik.

Dalam aspek sumber daya manusia, pihaknya mendorong peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan serta optimalisasi layanan berbasis digital. Digitalisasi sistem akademik dan administrasi menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan.

Tidak hanya itu, roadmap juga memuat strategi perluasan jaringan kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dunia usaha, serta perguruan tinggi lain. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung pengembangan program studi dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa.

Dengan perencanaan yang terarah dan dukungan seluruh civitas akademika, ISNJ Bengkalis optimistis mampu tumbuh sebagai institusi pendidikan Islam unggul dan berdaya saing di wilayah pesisir Riau serta tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....