57 Wanita Lapas Bengkalis Perkuat Iman

  • 20 Feb 2026 12:57 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Sebanyak 57 wanita warga binaan Muslim di Lapas Kelas IIA Bengkalis mengikuti pembinaan keagamaan secara rutin selama bulan suci Ramadan. Program ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Eny Gustinawati.

Eny menjelaskan bahwa para warga binaan yang mengikuti pembinaan berusia antara 17 tahun hingga 54 tahun. Sebagiaan dari mereka merupakan kasus narkoba.

“Bahkan ada yang awalnya membaca Al-Fatihah saja tidak bisa. Untuk bersyahadat pun lidahnya masih kaku. Tapi alhamdulillah, dengan pembinaan rutin, mereka mulai lancar membaca, belajar dari Iqra sampai bisa membaca Al-Qur’an,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.

Pembinaan tidak hanya berfokus pada membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengajarkan tata cara sholat yang benar. Bagi yang belum mengenal huruf hijaiyah, pembelajaran dimulai dari dasar menggunakan buku Iqra. Sementara yang sudah mampu membaca, didorong untuk terus memperbaiki tajwid hingga khatam Al-Qur’an.

Pada hari biasa, pembinaan dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Senin di Masjid Al-Ikhsan Lapas Bengkalis dan Jumat di ruang kunjungan blok wanita. Selama Ramadan, suasana pembinaan terasa lebih khusyuk karena para warga binaan lebih fokus memperbaiki ibadah dan meningkatkan kualitas spiritual.

Kegiatan biasanya diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembelajaran sholat dan mengaji, kemudian ditutup dengan motivasi keagamaan. Pendekatan persuasif dan penuh kesabaran menjadi kunci dalam membimbing para warga binaan yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

Eny berharap pembinaan ini menjadi bekal berharga bagi para wanita binaan ketika kembali ke tengah masyarakat. Melalui penguatan iman dan ibadah, ia optimistis mereka mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan menjauhi kesalahan di masa lalu.

“Perubahan itu terlihat pelan-pelan. Dari yang tidak bisa membaca sama sekali, sekarang sudah berani memimpin doa. Itu kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai pembina,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....