Mengenal Teh Secang, Minuman Tradisional Khas Sumatera Selatan
- 21 Agt 2026 19:25 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Indonesia memiliki beragam minuman tradisional yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan cerita tentang budaya dan kearifan lokal. Salah satunya adalah teh secang, minuman yang dibuat dari seduhan kayu secang dan dikenal karena warna merah alaminya yang khas.
Teh secang dibuat dengan menyeduh irisan tipis kayu secang. Saat diseduh, kayu tersebut menghasilkan warna merah yang menarik, dengan cita rasa khas yang dapat dipadukan dengan gula atau bahan rempah lainnya. Aroma harum yang dihasilkan membuat minuman ini cocok dinikmati dalam suasana santai, baik pada pagi maupun sore hari.
Dikutip dari laman wikipedia, meski disebut teh, minuman ini sebenarnya tidak dibuat dari daun tanaman teh. Penyebutan tersebut lebih merujuk pada cara penyajiannya yang diseduh seperti teh. Kayu secang sendiri telah lama digunakan dalam berbagai minuman tradisional di Indonesia.
Di Sumatera Selatan, teh secang masih dapat ditemukan di sejumlah tempat, salah satunya di kawasan Lorong Basah, Pasar 16 Ilir, Palembang. Di kawasan tersebut, minuman tradisional ini menjadi salah satu pilihan yang dapat dinikmati masyarakat, terutama pada pagi dan sore hari.
Selain dikenal sebagai minuman tradisional yang menyegarkan, teh secang juga memiliki potensi sebagai minuman herbal. Kayu secang diketahui mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan, yang dapat membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.
Kandungan tersebut menjadi salah satu alasan teh secang semakin mendapat perhatian di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap minuman berbahan alami. Keberadaan teh secang tidak hanya mencerminkan kekayaan tradisi dan kuliner Nusantara, tetapi juga membuka peluang untuk dikembangkan sebagai produk lokal bernilai ekonomi.
Dengan inovasi dalam pengolahan, kemasan, dan penyajian, teh secang berpotensi semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri, tanpa meninggalkan nilai tradisional yang melekat di dalamnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....