Cancang Karani, Sajian Gulai Daging Cincang Kaya Rempah

  • 18 Mar 2026 13:52 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Cancang Karani merupakan salah satu kuliner tradisional khas Minangkabau yang dikenal dengan cita rasa gurih dan kaya rempah. Hidangan ini populer di wilayah Bukittinggi dan Agam, Sumatera Barat, serta kerap disajikan dalam acara adat atau perayaan keluarga.

Sekilas, Cancang Karani tampak seperti bakso karena berbentuk bulatan daging. Namun, teksturnya berbeda. Daging sapi yang digunakan tidak dihaluskan sepenuhnya, melainkan dicincang kasar sehingga menghasilkan sensasi lebih bertekstur saat disantap. Bulatan daging tersebut kemudian dimasak dalam kuah santan berwarna kekuningan yang kental dan harum.

Keistimewaan Cancang Karani terletak pada perpaduan bumbu rempah yang kuat. Aroma jahe, lengkuas, kapulaga, hingga bunga lawang memberikan karakter rasa gurih dan sedikit pedas yang khas. Tak heran jika hidangan ini menjadi menu istimewa yang tidak selalu ditemukan di rumah makan biasa.

Dalam tradisi masyarakat Minangkabau, Cancang Karani biasanya hadir sebagai hidangan spesial saat momen penting. Selain lezat, sajian ini juga mencerminkan kekayaan kuliner Minang yang sarat dengan penggunaan rempah.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya di rumah, dikutip dari cookpad, berikut bahan dan cara membuat Cancang Karani.

Bahan-bahan:

  • 300 gram daging sapi, cincang kasar
  • 2 buah kentang, potong sesuai selera
  • 700 ml santan

Bumbu Halus:

  • 8 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • ½ ruas jahe
  • ½ ruas lengkuas
  • ½ sendok teh jintan
  • ½ sendok teh ketumbar
  • 1 sendok makan garam

Bumbu Cemplung:

  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 lembar daun kunyit
  • 1 batang serai, memarkan
  • 4 butir kapulaga
  • 1 buah bunga lawang

Pelengkap:

  • 2 bungkus mie soun
  • Bawang goreng secukupnya

Cara Membuat:

1. Haluskan seluruh bumbu. Ambil sekitar dua sendok makan bumbu, lalu campurkan ke dalam daging cincang. Tambahkan telur dan aduk hingga merata, kemudian bentuk bulatan kecil.

2. Tumis sisa bumbu halus hingga harum. Masukkan bumbu cemplung, aduk hingga wangi.

3. Tuangkan santan, masak sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah hingga mendidih.

4. Masukkan bulatan daging ke dalam kuah. Masak hingga setengah matang, kemudian tambahkan potongan kentang.

5. Lanjutkan memasak hingga semua bahan matang dan kuah mengental.

6. Matikan api, lalu masukkan mie soun. Aduk rata hingga mie layu.

7. Sajikan dengan taburan bawang goreng.

Cancang Karani siap dinikmati. Perpaduan daging cincang, kuah santan gurih, dan rempah yang kuat menjadikan hidangan ini sebagai salah satu kekayaan kuliner Minangkabau yang patut dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....