ISPU Bengkalis Capai 200, DLH Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

  • 05 Sep 2026 10:36 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kualitas udara di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada Sabtu, 5 September 2026 pagi berada dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan data pemantauan Stasiun Kabupaten Bengkalis Sanggoro, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 200 pada pukul 09.00 WIB.

Parameter yang menjadi indikator kritis adalah Particulate Matter (PM₂.₅) dengan nilai ISPU 200. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Data pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup mencatat, selain PM₂.₅ yang mencapai angka 200, indikator PM₁₀ berada pada angka 130, SO₂ 63, CO 1, O₃ 5 dan NO₂ 27.

Sementara itu, konsentrasi zat pencemar pada pukul 09.00 WIB tercatat PM₁₀ sebesar 157,29 μg/m³ dan PM₂.₅ sebesar 125,71 μg/m³. Konsentrasi SO₂ mencapai 76,94 μg/m³, CO 78,25 μg/m³, O₃ 10,4 μg/m³ dan NO₂ 37,82 μg/m³.

Untuk parameter PM₂.₅ dalam periode 24 jam, nilai maksimum tercatat 200, minimum 109, dengan rata-rata mencapai 171.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis Marngatin mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Ia menyebutkan, berdasarkan alat pemantau kualitas udara yang terpasang di sekitar Kantor DLH Kabupaten Bengkalis, kondisi udara dalam radius sekitar lima kilometer berada pada kategori tidak sehat.

"Untuk saat ini kondisi udara di Bengkalis, tepatnya dalam radius sekitar lima kilometer dari alat pemantau yang terpasang di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, berada dalam kondisi tidak sehat," kata Marngatin Sabtu, 5 September 2026 pukul 10:22 pagi.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena nilai ISPU saat ini sudah berada di angka 200 dan mendekati kategori kualitas udara yang lebih buruk.

"Ini tinggal satu poin lagi akan menuju posisi sangat tidak sehat. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah," katanya.

Ia juga meminta masyarakat yang terpaksa harus melakukan aktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan polutan, terutama partikulat halus PM₂.₅.

"Kalau memang harus beraktivitas di luar ruangan, diharapkan menggunakan masker. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi mengingat kondisi udara saat ini kurang sehat," tambahnya.

Sementara itu, kondisi cuaca di Bengkalis pada pukul 09.00 WIB tercatat dengan suhu udara 30,57 derajat Celsius, kelembapan 77,71 persen dan tekanan udara 1014,57 mBar.

DLH Kabupaten Bengkalis mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengurangi paparan udara luar selama kondisi ISPU masih berada pada kategori tidak sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....