Kasus DBD Bengkalis Capai 691, Warga Diminta Waspada
- 10 Agt 2026 16:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis masih menjadi perhatian Dinas Kesehatan. Hingga akhir Juli 2026, tercatat 691 kasus DBD, dengan kasus tertinggi terjadi pada Juni sebanyak 173 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Ermanto melalui Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Irawadi mengatakan peningkatan kasus mulai terlihat sejak April dengan 91 kasus, kemudian 113 kasus pada Mei dan mencapai 173 kasus pada Juni. Sementara pada Juli kasus menurun menjadi 67 kasus. "Total kasus DBD dari Januari hingga Juli sudah mencapai 691 kasus. Kasus tertinggi terjadi pada Juni dengan 173 kasus," ujar Irawadi. Usai Dialog Negeri Junjungan Menyapa di RRI Bengkalis, Senin 10 Agustus 2026.
Menurut Irawadi, kondisi cuaca yang tidak menentu pada musim pancaroba menjadi salah satu faktor meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti. "Kondisi cuaca yang bergantian antara hujan dan panas menyebabkan banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Ini yang perlu diwaspadai bersama," jelasnya.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menutup tempat penampungan air dan membersihkan barang bekas yang dapat menampung air hujan. "Kami mengajak masyarakat menutup rapat penampungan air dan membersihkan lingkungan secara rutin. Langkah sederhana ini sangat efektif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk DBD," katanya.
Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, Dinas Kesehatan juga melakukan fogging di lokasi yang ditemukan kasus DBD serta membagikan bubuk abate untuk membasmi jentik nyamuk. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menekan kasus DBD dan mencegah terjadinya lonjakan pada bulan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....