Air Liur Bebusa apa Penyebabnya

  • 25 Agt 2026 21:06 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Air liur berbusa paling sering terjadi karena mulut kering (xerostomia) atau dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, produksi air liur berkurang sehingga teksturnya menjadi lebih kental.

Saat air liur yang kental ini bercampur dengan udara (misalnya saat berbicara atau bernapas), terbentuklah busa. Dikutip dari Halodoc, selain dehidrasi, terdapat beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan air liur berbusa, mulai dari yang ringan hingga kondisi medis tertentu:

1. Refluks Asam Lambung (GERD)

Saat asam lambung naik ke kerongkongan, tubuh secara otomatis memicu refleks untuk memproduksi air liur lebih banyak sebagai perlindungan. Air liur yang bercampur dengan gas atau asam dari lambung ini sering kali keluar dalam bentuk cairan kental yang berbusa dan terasa asam atau pahit. Kondisi ini juga sangat sering dialami oleh ibu hamil akibat perubahan hormon.

2. Kebiasaan Tidur dan Bernapas lewat Mulut

Jika Anda sering terbangun dengan air liur berbusa di pagi hari, kemungkinan besar Anda tidur dengan mulut terbuka atau mendengkur (snoring). Aliran udara yang terus-menerus masuk lewat mulut akan menguapkan kadar air dalam ludah, menyisakan lendir kental yang berbusa.

3. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat medis memiliki efek samping mengurangi kelembapan rongga mulut. Jenis obat yang paling sering memicu mulut kering meliputi:

  • Obat tekanan darah tinggi
  • Dekongestan dan antihistamin (obat flu atau alergi)
  • Obat antidepresan atau pereda kecemasan

4. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut

Infeksi di dalam mulut, seperti kandidiasis oral (infeksi jamur/sariawan), dapat mengubah keseimbangan pH dan tekstur cairan mulut. Penumpukan bakteri akibat kebersihan gigi yang buruk atau radang gusi juga bisa membuat ludah terlihat lebih berbuih dari biasanya.

5. Penyakit Kronis

Kondisi medis jangka panjang seperti diabetes dan gangguan autoimun berupa Sindrom Sjogren secara langsung menyerang kelenjar ludah. Akibatnya, produksi cairan mulut menurun drastis dan air liur menjadi sangat kental.

Secara umum, air liur berbusa yang terjadi sesekali tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan minum air putih yang cukup. Namun, jika mulut berbusa terjadi secara hebat mendadak dan disertai dengan kejang, sesak napas, pingsan, atau nyeri dada, segera cari pertolongan medis darurat karena bisa menjadi tanda kondisi fatal seperti overdosis, serangan jantung, atau gangguan saraf serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....