Cara Cepat dan Paling Efektif untuk Berhenti Merokok

  • 09 Agt 2026 20:49 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Cara tercepat dan paling efektif untuk berhenti merokok secara medis adalah dengan mengkombinasikan Terapi Pengganti Nikotin (NRT) atau obat resep dokter bersama strategi perubahan perilaku. Berhenti seketika tanpa bantuan alat medis (cold turkey) sering kali gagal karena tubuh mengalami gejala putus nikotin yang berat, seperti pusing, cemas, dan stres.

Dikutip dari Alodokter, Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan metode S.T.A.R.T dan taktik medis terukur berikut untuk membersihkan tubuh dari ketergantungan rokok secara efisien:

1. Metode S.T.A.R.T (Rencana Awal)

  • Set: Tetapkan tanggal pasti untuk mulai berhenti total dalam dua minggu ke depan.
  • Tell: Beritahukan keluarga dan teman agar mereka memberikan dukungan moral dan tidak menawarkan rokok.
  • Anticipate: Antisipasi dan kenali waktu timbulnya keinginan merokok (misalnya setelah makan atau saat kopi darat).
  • Remove: Jauhkan semua rokok, asbak, dan korek api dari rumah, mobil, maupun tempat kerja.
  • Talk: Konsultasikan ke layanan profesional atau dokter untuk mendapatkan terapi medis tambahan.

2. Terapi Medis untuk Meredakan Sakau Nikotin

Jika hasrat merokok (craving) sangat kuat, Anda dapat menggunakan bantuan medis yang direkomendasikan secara internasional:

  • Terapi Pengganti Nikotin (NRT): Gunakan produk seperti Permen Karet Nikotin (Nicotine Gum), plester (patch), atau tablet hisap untuk menyuplai nikotin dosis rendah ke tubuh tanpa zat beracun rokok. Ini membantu meredakan gelisah di minggu-minggu pertama.
  • Obat Resep Dokter: Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat non-nikotin seperti Varenicline atau Bupropion. Obat ini bekerja langsung di otak untuk memblokir rasa nikmat dari rokok dan menekan keinginan mengisapnya.

3. Taktik Pengalihan Instan Saat Hasrat Muncul (Prinsip 5D)

Dorongan kuat untuk merokok biasanya hanya bertahan selama 5–10 menit. Ketika keinginan itu datang, lakukan langkah darurat ini:

  • Delay (Tunda): Tahan dan tunda keinginan merokok selama 5 menit. Dorongan tersebut biasanya akan memudar dengan sendirinya.
  • Distract (Alihkan): Segera alihkan perhatian dengan aktivitas fisik ringan, seperti jalan kaki atau meremas bola stres.
  • Drink water (Minum air): Minum air putih secara perlahan atau kunyah permen mint bebas gula.
  • Deep breathing (Napas dalam): Tarik napas dalam-dalam untuk merilekskan tubuh dan mengusir kecemasan.
  • Discuss (Diskusikan): Telepon atau ajak bicara orang terdekat untuk memutus fokus mental Anda dari rokok.

4. Perubahan Gaya Hidup Pendukung

  • Olahraga Rutin: Lakukan olahraga seperti jogging atau bersepeda karena aktivitas fisik memicu pelepasan hormon bahagia (endorfin) yang bisa menggantikan efek rileks dari nikotin.
  • Hindari Pemicu Utama: Kurangi atau hindari konsumsi kopi dan alkohol untuk sementara waktu, karena kedua minuman ini sangat kuat memicu ritual merokok.
  • Bersihkan Lingkungan: Cuci pakaian, sprei, dan gorden yang masih menempel bau asap rokok agar hidung Anda tidak terangsang untuk kembali merokok.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....