Bahaya Deterjen Bagi Kesehatan
- 02 Apr 2026 19:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Deterjen mengandung berbagai bahan kimia aktif yang dapat berdampak negatif pada tubuh manusia, mulai dari kontak fisik langsung hingga dampak tidak langsung melalui pencemaran lingkungan.
Dikutip dari AI Google berikut adalah beberapa bahaya deterjen bagi kesehatan:
1. Gangguan pada Kulit
Kontak langsung dengan deterjen, terutama dalam waktu lama atau bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, dapat menyebabkan:
Iritasi dan Dermatitis: Bahan kimia seperti surfactant dapat mengikis lapisan pelindung alami kulit, menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, gatal, hingga peradangan.
Reaksi Alergi: Zat pewarna sintetis dan pewangi tambahan sering menjadi pemicu munculnya ruam dan alergi kulit.
2. Gangguan Pernapasan
Menghirup aroma deterjen yang sangat tajam atau serbuk deterjen dapat memicu masalah pada sistem pernapasan:
Memicu Asma: Bagi penderita sensitif atau pengidap asma, paparan aroma deterjen dapat memicu gejala seperti batuk dan mengi.
Iritasi Saluran Napas: Paparan partikel halus dari deterjen bubuk dapat mengiritasi selaput lendir di hidung dan tenggorokan.
3. Keracunan Jika Tertelan
Deterjen cair atau bubuk sangat berbahaya jika tidak sengaja tertelan, terutama pada anak-anak:
Iritasi Saluran Pencernaan: Zat kimia di dalamnya dapat menyebabkan rasa terbakar di mulut dan tenggorokan, mual, muntah, hingga diare.
Risiko Serius: Dalam kasus berat, tertelan deterjen dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan organ dalam.
4. Dampak Kesehatan dari Pencemaran Air
Sisa pembuangan limbah deterjen ke sungai dapat mencemari sumber air warga, yang jika dikonsumsi atau digunakan terus-menerus dapat memicu:
Penyakit Karsinogenik: Beberapa senyawa dalam deterjen sulit terurai dan bersifat karsinogen (memicu kanker) jika menumpuk di tubuh manusia melalui rantai makanan atau air minum yang tercemar.
Infeksi dan Bakteri: Air yang tercemar limbah rumah tangga (termasuk deterjen) menjadi sarang bakteri penyebab penyakit seperti kolera, tifus, dan diare.
5. Dampak Lainnya
Kesehatan Mulut: Penggunaan deterjen (seperti SLS) pada produk perawatan tertentu yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan jaringan lunak di dalam mulut.
Residu pada Pakaian: Penggunaan deterjen berlebih meninggalkan residu kimia pada serat kain yang bisa terus mengiritasi kulit saat pakaian tersebut dikenakan.
Untuk meminimalkan risiko, disarankan untuk menggunakan sarung tangan saat mencuci manual, memilih deterjen dengan bahan yang lebih ramah lingkungan (biodegradable), serta memastikan pembilasan pakaian dilakukan hingga benar-benar bersih
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....