Alergi Setelah Makan Udang? Ini Penjelasannya

  • 03 Agt 2025 12:53 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Udang adalah salah satu makanan laut yang populer dan digemari banyak orang. Rasanya yang lezat dan kandungan proteinnya yang tinggi menjadikan udang sebagai pilihan favorit dalam berbagai hidangan.

Namun, tidak sedikit orang yang mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal setelah mengonsumsi udang. dilansir dari halosehat, berikut beberapa penyebab seseorang menjadi alergi gatal terhadap udang.

Alergi terhadap udang terjadi karena sistem kekebalan tubuh seseorang mengidentifikasi protein dalam udang sebagai zat berbahaya. Protein utama yang menjadi pemicu adalah tropomyosin, yang ditemukan di otot udang dan jenis makanan laut lainnya seperti kepiting dan lobster.

Saat seseorang dengan alergi udang mengonsumsinya, sistem imun akan merespons dengan melepaskan histamin dan zat kimia lainnya ke dalam aliran darah. Reaksi inilah yang menyebabkan gejala alergi seperti:

- Gatal-gatal pada kulit

- Ruam kemerahan atau bentol-bentol

- Pembengkakan pada bibir, wajah, atau tenggorokan

- Mual, muntah, atau sakit perut

- Sesak napas atau napas berbunyi (wheezing) dalam kasus berat.

Menariknya, alergi udang tidak selalu muncul sejak kecil. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa seseorang baru mengalami alergi makanan laut ini saat dewasa. Faktor genetik, lingkungan, atau paparan berulang terhadap udang bisa memicu sistem kekebalan bereaksi secara berlebihan di kemudian hari.

Penting untuk membedakan antara alergi udang dan keracunan makanan. Keracunan biasanya disebabkan oleh udang yang tidak segar atau terkontaminasi bakteri, dan gejalanya lebih banyak menyerang saluran pencernaan seperti diare atau muntah. Sementara alergi lebih melibatkan reaksi imun dan cenderung muncul dalam waktu singkat setelah konsumsi.

Pencegahan dan Penanganan

Bagi penderita alergi udang, langkah utama adalah menghindari konsumsi udang dan produk turunannya. Periksa label makanan, tanyakan bahan makanan saat makan di luar, dan waspadai kemungkinan kontaminasi silang di dapur.

Jika mengalami gatal-gatal ringan, antihistamin bisa membantu meredakan gejala. Namun untuk reaksi yang berat seperti sesak napas atau pembengkakan, segera cari bantuan medis, karena bisa berujung pada kondisi serius yang disebut anafilaksis.

Alergi gatal setelah makan udang merupakan kondisi medis yang dipicu oleh reaksi imun tubuh terhadap protein tertentu dalam udang. Meski bisa terjadi secara tiba-tiba, alergi ini bisa dikendalikan dengan penghindaran dan penanganan yang tepat. Bila Anda atau keluarga memiliki riwayat alergi makanan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli alergi untuk mendapatkan diagnosis dan saran medis yang sesuai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....