TikTok Ads dan Meta Ads, Ini Perbedaannya untuk Brand Lokal
- 30 Sep 2026 21:51 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pelaku usaha lokal dan UMKM kini memiliki berbagai pilihan untuk memasarkan produk melalui iklan digital, di antaranya TikTok Ads dan Meta Ads. Keduanya memiliki karakteristik dan cara kerja yang berbeda sehingga strategi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Dikutip dari Belajarlagi, TikTok Ads lebih banyak mengandalkan kekuatan kreativitas dan konten video, sementara Meta Ads memiliki berbagai fitur untuk menjangkau audiens berdasarkan data dan karakteristik pengguna.
Pada TikTok, kreativitas konten menjadi salah satu faktor penting. Format video memungkinkan pelaku usaha memperkenalkan produk melalui demonstrasi, storytelling maupun konten yang terasa lebih natural bagi pengguna.
Produk yang memiliki tampilan visual seperti fashion, skincare, gadget, makanan, dan minuman dapat memanfaatkan format tersebut untuk memperkenalkan produk kepada calon pelanggan.
Sementara itu, Meta Ads yang mencakup platform seperti Facebook dan Instagram menyediakan berbagai fitur untuk pengelolaan audiens, termasuk retargeting dan pemanfaatan data dari Meta Pixel.
Perbedaan lainnya terlihat dari kebutuhan produksi konten. Kampanye TikTok membutuhkan pasokan video yang konsisten karena efektivitas sebuah kreativitas dapat menurun ketika digunakan berulang kali. Karena itu, pelaku usaha perlu memperhitungkan tidak hanya anggaran iklan, tetapi juga waktu dan biaya produksi konten.
1. Jangan Hanya Melihat Biaya Iklan
Salah satu hal yang perlu diperhatikan pelaku usaha ketika membandingkan kedua platform adalah biaya. Belajarlagi mencatat bahwa CPM atau biaya untuk seribu tayangan yang lebih rendah tidak otomatis berarti sebuah kampanye menghasilkan keuntungan lebih besar.
Pelaku usaha perlu melihat indikator lain seperti ROAS (Return on Ad Spend), CAC (Customer Acquisition Cost), conversion rate, serta biaya produksi konten.
Sebagai ilustrasi, artikel Belajarlagi mencantumkan estimasi CPM TikTok Ads sekitar Rp15 ribu hingga Rp35 ribu dalam skenario yang digunakan, sedangkan Meta Ads berada pada kisaran Rp25 ribu hingga Rp60 ribu. Angka tersebut merupakan estimasi dalam artikel dan bukan patokan biaya yang berlaku untuk seluruh kampanye.
Karena itu, evaluasi iklan sebaiknya tidak hanya berdasarkan murah atau mahalnya biaya tayang, tetapi juga melihat berapa banyak pelanggan atau transaksi yang dihasilkan dari anggaran tersebut.
2. Sesuaikan dengan Kondisi Bisnis
Tahap perkembangan bisnis juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan strategi iklan.
Untuk brand yang masih membangun pengenalan produk, konten video dapat digunakan untuk memperluas jangkauan dan memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Sementara bisnis yang telah memiliki pelanggan dan data audiens dapat memanfaatkan strategi retargeting untuk menjangkau kembali orang yang sebelumnya telah berinteraksi dengan produk.
Kapasitas tim juga perlu diperhitungkan. Pelaku UMKM dengan tim kecil mungkin akan menghadapi tantangan ketika harus memproduksi video secara rutin untuk TikTok. Sebaliknya, format seperti gambar atau carousel pada Meta dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengelola kebutuhan konten.
3. Perlukah Menggunakan Keduanya?
Penggunaan TikTok Ads dan Meta Ads secara bersamaan membutuhkan anggaran, data, serta sumber daya yang memadai. Jika sumber daya masih terbatas, pembagian anggaran pada dua platform sekaligus perlu diperhitungkan agar pengelolaan kampanye tetap optimal.
Belajarlagi menyarankan pendekatan "master one, then expand", yakni memahami dan mengoptimalkan satu platform terlebih dahulu berdasarkan data yang diperoleh sebelum memperluas kampanye ke platform lainnya.
Pada akhirnya, tidak ada satu strategi yang dapat diterapkan untuk seluruh brand lokal. Jenis produk, target konsumen, tahap perkembangan bisnis, kemampuan produksi konten, anggaran, serta hasil kampanye menjadi sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan strategi iklan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....