Kolaborasi Bahasa Festaria Polbeng, Hadirkan Kreativitas, Budaya dan UMKM

  • 07 Sep 2026 00:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan Bahasa Festaria 2026, sebuah festival yang memadukan bahasa, kreativitas, seni, budaya, dan kolaborasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kampus Utama Polbeng, Sabtu 5 September 2026, dengan melibatkan mahasiswa, sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bengkalis.

Mengusung tema “Belajar, Berkarya, Berkolaborasi, dan Berkontribusi”, Bahasa Festaria 2026 menjadi salah satu bentuk penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran di Jurusan Bahasa. Festival ini diintegrasikan melalui mata kuliah MICE Management, Protocols and Corporate Event Management, serta Marketing Communication.

Melalui konsep tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran secara teoritis di ruang kelas, tetapi juga terlibat secara langsung dalam pengelolaan sebuah kegiatan. Mereka berperan mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, promosi, pengelolaan protokol dan tamu, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi.

Bahasa Festaria 2026 secara resmi dibuka oleh Direktur Polbeng, Johny Custer. Dalam sambutannya, Johny menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai wadah pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa.

“Sebagai pimpinan Politeknik Negeri Bengkalis, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi serta dukungan atas terselenggaranya Bahasa Festaria. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan profesionalisme melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam kegiatan nyata,” ujar Johny.

Ia berharap Bahasa Festaria dapat terus dikembangkan sebagai agenda unggulan sekaligus menjadi identitas Jurusan Bahasa Polbeng. Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Salah satu rangkaian utama Bahasa Festaria 2026 adalah Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM di Bengkalis. Kehadiran UMKM dalam festival ini memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk mereka kepada masyarakat.

Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi yang mereka pelajari, khususnya dalam bidang event management dan marketing communication. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat hubungan antara Polbeng, mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat Bengkalis.

Tidak hanya menghadirkan CFD dan CFN, Bahasa Festaria 2026 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan yang menggabungkan unsur bahasa, seni, budaya, dan kreativitas. Sejumlah kegiatan tersebut antara lain festival bahasa, storytelling, solo song, band performance, videography, serta berbagai aktivitas kreatif lainnya.

Ketua Jurusan Bahasa Polbeng, Boni Saputra, mengatakan Bahasa Festaria dirancang sebagai ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Bahasa Festaria lahir dari semangat bahwa pembelajaran tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk merancang, mengelola, melaksanakan, dan mengevaluasi sebuah kegiatan secara nyata,” kata Boni.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam seluruh tahapan penyelenggaraan festival menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata dengan mengedepankan kreativitas, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Pelaksanaan Bahasa Festaria 2026 juga menunjukkan bahwa lingkungan kampus dapat menjadi ruang pertemuan antara pendidikan, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran UMKM serta keterlibatan masyarakat memberikan dimensi kolaboratif yang memperluas manfaat kegiatan di luar lingkungan akademik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Polbeng berharap Bahasa Festaria dapat terus berkembang menjadi agenda unggulan dan identitas Jurusan Bahasa. Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan untuk memperkuat kolaborasi antara kampus, mahasiswa, UMKM, dan masyarakat Bengkalis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....