Kabut Asap, Siswa di Bengkalis Belajar dari Rumah
- 27 Agt 2026 15:02 WIB
- Bengkalis
RRI, CO.ID, Bengkalis: Kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi paparan udara tidak sehat, terutama terhadap anak-anak yang termasuk kelompok rentan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily mengatakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh harus tetap dipastikan berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi jarak jauh tidak berarti peserta didik diliburkan.
Muthu meminta orang tua ikut berperan mengawasi anak selama proses pembelajaran berlangsung dari rumah. Pengawasan diperlukan agar anak tidak justru memanfaatkan waktu pembelajaran jarak jauh untuk bermain atau beraktivitas di luar rumah.
"Percuma saja kita terapkan pembelajaran jarak jauh kalau ternyata anak-anaknya masih keluar main," ujar Muthu, Kamis 27 Agustus 2026.
Ia juga meminta orang tua memastikan anak memperoleh fasilitas yang diperlukan untuk mengikuti pembelajaran yang diberikan sekolah, termasuk apabila terdapat tugas atau pembelajaran secara daring melalui Zoom.
Menurut Muthu, penerapan pembelajaran jarak jauh bukan hal baru bagi dunia pendidikan. Sistem serupa sebelumnya sudah pernah diterapkan saat pandemi Covid-19 sehingga sekolah maupun orang tua dinilai telah memiliki pengalaman dalam menjalankan pembelajaran dari rumah.
Kepala sekolah juga diminta mengoordinasikan seluruh guru di satuan pendidikan masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dapat berjalan maksimal. Guru tetap diminta memberikan materi, tugas maupun kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik.
Muthu menegaskan, tidak boleh ada anggapan bahwa pembelajaran jarak jauh merupakan bentuk libur sekolah.
"Tidak ada istilah libur, tetap belajar, cuma secara jarak jauh," katanya.
Di sisi lain, kondisi kualitas udara juga membuat masyarakat diminta lebih memperhatikan kesehatan, khususnya anak-anak. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Marngatin mengatakan anak-anak merupakan kelompok rentan sehingga aktivitas di luar ruangan perlu dikurangi ketika kualitas udara belum membaik.
Marngatin juga mengingatkan masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker.
Selain menjaga anak tetap berada di rumah selama proses pembelajaran jarak jauh, orang tua juga diminta memantau informasi yang disampaikan pihak sekolah melalui grup WhatsApp. Informasi mengenai tugas maupun jadwal pembelajaran daring dapat disampaikan sekolah sewaktu-waktu.
Pemerintah berharap kerja sama antara sekolah, guru dan orang tua dapat memastikan proses pendidikan tetap berjalan, sekaligus menjaga kesehatan anak selama kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkalis belum sepenuhnya membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....