Bengkalis Jadi Pelabuhan Internasional pada Abad ke-17
- 31 Jul 2026 20:39 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Bengkalis pernah menjadi salah satu pelabuhan internasional yang ramai di kawasan Selat Melaka pada abad ke-17. Letaknya yang strategis menjadikan wilayah ini sebagai tempat bertemunya para pedagang dari berbagai kerajaan dan negara untuk melakukan aktivitas perdagangan, sekaligus memperkuat posisi Bengkalis sebagai pusat ekonomi maritim pada masanya.
Fakta sejarah tersebut diungkapkan dalam buku Jejak Warisan Rumpun Melayu karya Dr. Mohammad Isa Selamat yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa Melayu Melaka. Dalam buku itu dijelaskan, berdasarkan catatan sejarawan Belanda Eliza Netscher dalam De Nederlanders in Djohor en Siak 1602 tot 1865, Bengkalis telah berkembang menjadi kota pelabuhan dan perdagangan yang ramai sejak abad ke-17.
Mohammad Isa Selamat menjelaskan, pada tahun 1678, Bengkalis menjadi tempat pertemuan para pedagang Melayu, Jawa, dan Arab yang membawa berbagai komoditas perdagangan. Selain itu, pelabuhan Bengkalis juga didatangi pedagang dari Palembang, Jambi, Indragiri, Aceh, Kedah, Perak, Kelang, Johor, Penang, Patani, Siam, Kamboja, hingga berbagai wilayah di Sumatera.
Ramainya aktivitas perdagangan di Bengkalis tidak terlepas dari letaknya yang berada di jalur utama Selat Melaka. Posisi tersebut menjadikan Bengkalis sebagai salah satu pelabuhan persinggahan yang strategis bagi kapal-kapal dagang yang melintasi kawasan Asia Tenggara. Dari pelabuhan ini, berbagai hasil bumi diperdagangkan ke berbagai daerah, sekaligus menjadi titik distribusi komoditas dari pedalaman Sumatera menuju kawasan lain.
Dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa perkembangan Bengkalis sebagai pelabuhan internasional memberikan keuntungan besar bagi kerajaan yang menguasainya. Aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta memperkuat hubungan dagang antara kerajaan-kerajaan Melayu dengan para pedagang mancanegara.
Keberadaan Bengkalis sebagai pelabuhan penting juga didukung oleh hasil bumi yang melimpah serta jalur pelayaran yang aman. Kondisi itu membuat Bengkalis menjadi salah satu simpul perdagangan yang memiliki peranan besar dalam jaringan perdagangan maritim di Selat Melaka pada masa tersebut.
Catatan sejarah ini menunjukkan Bengkalis bukan hanya dikenal sebagai daerah pesisir, tetapi pernah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan internasional yang menghubungkan berbagai kawasan di Nusantara dengan Semenanjung Tanah Melayu dan negara-negara lain di Asia. Jejak sejarah tersebut menjadi bagian dari warisan peradaban Melayu yang hingga kini terus dipelajari dan dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....