Sukses Gelar KKI 2026, Polbeng Raih Tiga Gelar
- 18 Sep 2026 11:38 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menutup rangkaian final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 dengan torehan prestasi sekaligus sukses sebagai tuan rumah. Penutupan kegiatan digelar di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis, 17 September 2026 malam.
Dalam ajang nasional yang berlangsung selama empat hari sejak 14 September 2026 tersebut, Polbeng berhasil meraih tiga gelar. Masing-masing Juara 3 subkategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) melalui Tim LAKSAMANA 3, Best Design Electric Remote Control (ERC) melalui Tim LAKSAMANA 1, serta Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) melalui Tim LAKSAMANA 10.

Gelar Best Design ERC dan FERC menjadi capaian kelima yang diraih Polbeng pada dua kategori tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kedua tim mengusung inovasi desain kapal penjaga pantai atau coast guard yang diarahkan untuk mendukung pengamanan wilayah perbatasan, khususnya kawasan Selat Malaka.
Perwakilan Tim LAKSAMANA 10, Muhamad Wahyu Ramadhan, mengatakan kapal FERC dirancang dengan mengutamakan kecepatan sehingga dapat difungsikan untuk mengejar kapal yang melakukan aktivitas ilegal.
“Banyak kapal yang secara ilegal menyelundupkan barang-barang terlarang, jadi kami ingin menciptakan kapal yang bisa menjaga daerah Bengkalis dari ancaman itu,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Ketua Tim LAKSAMANA 1, Muhammad Alfayed, menjelaskan ERC dirancang sebagai kapal yang hemat energi dan ramah lingkungan. Menurutnya, salah satu keunggulan desain kapal Polbeng terletak pada detail pengecatan dan presisi bentuk kapal.
“Pengecatan itu ada prosesnya, tidak bisa dilakukan sekali jadi. Kalau ada lecet, harus diperbaiki lagi,” jelas Alfayed.
Kedua tim tersebut mulai melakukan persiapan sekitar dua hingga tiga bulan sebelum perlombaan. Persiapan dilakukan melalui riset dan pengumpulan referensi desain kapal sejenis yang kemudian dikembangkan menjadi inovasi sesuai kebutuhan perlombaan.

Sementara itu, Tim LAKSAMANA 3 yang meraih Juara 3 IDK menghadirkan inovasi pada desain dan konstruksi kapal dengan memanfaatkan material axbow, interceptor, dan High Density Polyethylene (HDPE). Teknologi tersebut digunakan untuk mengurangi hambatan kapal saat beroperasi.
Salah satu anggota Tim LAKSAMANA 3, M. Kenzie Bravo, menjelaskan semakin besar hambatan kapal, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan tertentu. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
“Kapal yang semakin besar hambatannya, semakin terhalang pula kecepatannya. Kalau kapal berada dalam kecepatan maksimal namun hambatannya besar, maka ia akan boros bahan bakar. Jadi kami ingin mengurangi estimasi konsumsi bahan bakar, sekaligus membuat kapal jauh lebih cepat dengan menggunakan axbow sebagai pemotong aliran ombak dan interceptor sebagai penyeimbangnya,” ungkap Kenzie.
Ia menambahkan, material HDPE dipilih karena memiliki bobot relatif ringan sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kecepatan kapal.
Berbeda dengan dua tim lainnya, persiapan LAKSAMANA 3 telah dimulai sejak Mei 2026 atau sekitar lima bulan sebelum perlombaan. Prestasi tersebut menjadi capaian istimewa karena subkategori IDK sempat tidak dipertandingkan selama tiga tahun dan kembali digelar pada KKI tahun ini.
Capaian Juara 3 IDK juga menjadi kali pertama Polbeng meraih juara pada subkategori tersebut.
Direktur Polbeng, Johny Custer, menyambut baik prestasi yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Polbeng untuk terus belajar dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat.
“Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi, menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi dan dapat memberikan dampak nyata,” ujar Johny.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin antara peserta dari berbagai perguruan tinggi selama berada di Bengkalis dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kemajuan dunia kemaritiman Indonesia.
Selain prestasi, Polbeng juga dinilai berhasil menjalankan perannya sebagai tuan rumah KKI 2026. Persiapan penyelenggaraan telah dilakukan sejak sekitar dua bulan sebelumnya dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan pihak industri di wilayah Riau.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Beny Bandanadjaja, mengapresiasi kesiapan Polbeng dalam menyelenggarakan ajang nasional tersebut.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen yang luar biasa dari Polbeng, mulai dari kehangatan dalam menyambut seluruh peserta hingga kesiapan fasilitas penyelenggaraan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan sangat baik,” ujar Beny.
Pelaksanaan KKI 2026 juga memberikan dampak bagi Kabupaten Bengkalis. Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat citra Bengkalis sebagai daerah yang memiliki perhatian terhadap pengembangan dunia kemaritiman.
Aktivitas para peserta selama berada di Bengkalis juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha hotel, penginapan, dan UMKM. Salah satunya melalui kegiatan Car Free Night yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKI 2026.
Kesuksesan penyelenggaraan KKI 2026 sekaligus tiga gelar yang diraih mahasiswa membuat Polbeng menunjukkan kapasitasnya sebagai perguruan tinggi vokasi yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Di sisi lain, penyelenggaraan ajang tersebut turut membuka ruang promosi potensi Bengkalis dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....