Mahasiswa ISNJ Bengkalis Didorong Jadi Mitra Desa, Bantu Edukasi Adminduk Warga

  • 23 Jul 2026 20:51 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis tahun 2026 tidak hanya menjadi wadah pengabdian akademik, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara mahasiswa dengan pemerintah desa dalam mendukung berbagai program pembangunan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis, Ismail, saat memberikan arahan dalam kegiatan pelepasan dan pembekalan mahasiswa KKM, Magang Profesi (MP), serta Kuliah Kerja Profesi (K2P) ISNJ Bengkalis.

Menurut Ismail, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat membantu pemerintah desa dalam memberikan edukasi dan sosialisasi berbagai program pelayanan publik kepada masyarakat.

"Mahasiswa yang melaksanakan KKM harus mampu menjadi bagian dari pembangunan desa. Kehadiran mahasiswa bukan hanya untuk menjalankan program kampus, tetapi juga dapat membantu pemerintah desa dalam menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat," ujar Ismail, Kamis 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, salah satu bidang yang dapat disinergikan mahasiswa bersama pemerintah desa adalah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan.

Mahasiswa dapat berperan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memperbarui data kependudukan, seperti pendataan angka kematian, pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Pernikahan, hingga dokumen administrasi lainnya.

Selain itu, mahasiswa juga dapat membantu pemerintah desa dalam mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pendataan keluarga, pemutakhiran data warga, serta mendukung program pembangunan desa berbasis kebutuhan masyarakat.

"Saya berharap mahasiswa dapat membantu pemerintah desa dalam mengedukasi masyarakat. Banyak program pemerintah yang membutuhkan dukungan informasi dan pendampingan di lapangan. Dengan kolaborasi mahasiswa, desa akan semakin mudah menjangkau masyarakat," tambahnya.

Ismail juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat bertugas, menjaga komunikasi, serta membangun hubungan baik dengan perangkat desa dan masyarakat.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, memberikan pesan kepada mahasiswa agar tetap menjaga etika, sikap, serta nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat.

"Mahasiswa adalah representasi dari institusi pendidikan. Jaga etika, sopan santun, dan sikap profesional. Tunjukkan bahwa mahasiswa ISNJ Bengkalis memiliki karakter yang baik, berilmu, dan mampu memberikan manfaat," pesan Syahruddin.

Ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan. Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan hak dasar masyarakat yang sangat penting karena menjadi dasar dalam memperoleh berbagai pelayanan pemerintah.

"Mari bersama-sama membantu masyarakat agar tertib administrasi kependudukan. Data yang akurat akan mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran," ungkapnya.

Melalui program KKM ini, mahasiswa ISNJ Bengkalis diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata dan menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pelayanan serta pembangunan masyarakat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....