STEM Robotik, Dorong Transformasi Pembelajaran Digital
- 29 Jun 2026 16:20 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Dumai - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Kota Dumai bekerja sama dengan STEM Solusi Edukasi menyelenggarakan Workshop STEM Robotik bertema "Transformasi Pembelajaran Digital" di SMP Negeri 2 Dumai. Kegiatan ini diikuti oleh 44 SMP/MTs se-Kota Dumai, dengan masing-masing sekolah mengirimkan satu guru sebagai peserta.
Ketua MKKS SMP/MTs Kota Dumai, Andi Effendi, kemudian secara resmi dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Yusmanidar. Setelah pembukaan, seluruh peserta mengikuti sesi pelatihan di ruang multimedia SMP Negeri 2 Dumai.
Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan dengan platform pembelajaran digital Jelajah Ilmu yang dikembangkan oleh Intan Pariwara. Melalui fitur smartbook dan tampilan interaktif pada layar digital, peserta diajak mengenal media pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami materi-materi abstrak seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Informatika.
Sesi berikutnya menjadi materi utama workshop, yakni pengenalan pembelajaran coding dan penerapannya pada robotika. Materi ini selaras dengan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pembelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial yang bertujuan meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir logis, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah sebagai bekal menghadapi tantangan abad ke-21.
Dalam praktiknya, peserta diajak mengunduh perangkat lunak pemrograman Artec, mengenal komponen robot, hingga menyusun kode program yang kemudian ditransfer untuk menggerakkan robot secara langsung.
Guru MTs Negeri 2 Kota Dumai, Khairunnisah, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru melalui workshop tersebut.
"Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti workshop ini. Semua materi yang disampaikan sangat bermanfaat, mulai dari Jelajah Ilmu, coding, hingga robotik. Selama ini saya mengajar IPA, sehingga materi coding merupakan pengalaman baru. Menurut saya, coding dapat melatih kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, sekaligus meningkatkan kreativitas siswa. Jika guru saja sangat antusias mengikuti pelatihan ini, saya yakin peserta didik akan lebih bersemangat ketika pembelajaran diterapkan di kelas," ujarnya, Senin 29 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 2 Kota Dumai sekaligus anggota MKKS SMP/MTs Kota Dumai, Muliadi, berharap hasil workshop dapat mendorong sekolah dan madrasah mulai mengembangkan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial.
"Kami berharap melalui workshop ini para pendidik semakin termotivasi membangun pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial di sekolah maupun madrasah masing-masing. Selain itu, kami juga berharap terjalin kolaborasi antarpeserta sehingga sekolah yang telah lebih dahulu menerapkan pembelajaran ini dapat berbagi pengalaman dengan sekolah lainnya," katanya.
Pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial saat ini merupakan mata pelajaran pilihan yang dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler. Kehadirannya dinilai sangat relevan dengan karakter peserta didik yang tumbuh di era digital dan akrab dengan perkembangan teknologi.
Melalui workshop ini, MKKS SMP/MTs Kota Dumai berharap para guru memiliki kompetensi yang lebih baik dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah. Selain menghasilkan karya-karya inovatif di bidang coding dan kecerdasan artifisial, pendidikan juga diharapkan tetap mengedepankan nilai-nilai humanisme sehingga perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk mendukung kualitas pembelajaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....