Pemkab Bengkalis ke Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Sekolah Terkena Bencana

  • 27 Jun 2026 15:05 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Bandar Laksamana. Atas arahan Bupati Bengkalis, Kasmarni, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Muhammad Ikhwan Syuhada, beberapa waktu lalu melakukan koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Sekolah Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas kerusakan sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah akibat bencana puting beliung yang melanda Kecamatan Bandar Laksamana beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menyerahkan langsung surat permohonan dari Bupati Bengkalis terkait dukungan penanganan sarana dan prasarana sekolah yang terdampak bencana.

Koordinasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Direktorat Sekolah Menengah. Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap sinergi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat proses penanganan sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak dapat segera kembali berlangsung secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, mengatakan bahwa langkah konsultasi dan koordinasi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Bupati Bengkalis agar penanganan dampak bencana terhadap sektor pendidikan dapat dilakukan secepat mungkin.

"Kami ingin memastikan seluruh peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Karena itu, atas arahan Ibu Bupati, kami bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar penanganan sekolah-sekolah yang terdampak bencana dapat segera ditindaklanjuti," ujar Hadi, Sabtu 27 Juni 2026.

Menurutnya, pemulihan sarana dan prasarana pendidikan menjadi prioritas agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dalam waktu yang lama.

"Pendidikan merupakan layanan dasar yang harus tetap berjalan meskipun menghadapi kondisi darurat. Oleh sebab itu, kami terus berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak agar proses rehabilitasi sekolah dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Hadi menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

"Kami optimistis dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, proses penanganan fasilitas pendidikan yang rusak dapat berjalan lebih cepat. Harapannya, seluruh sekolah yang terdampak dapat segera kembali beroperasi secara normal sehingga peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman," tambahnya.

Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di tengah situasi pascabencana. Selain memastikan proses pembelajaran tetap berjalan, upaya tersebut juga menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pemenuhan hak peserta didik untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan pemulihan sekolah-sekolah terdampak dapat segera terealisasi, sehingga kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bengkalis tetap terjaga dan aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....