Pembangunan Pesantren Bequranic Masih Berjalan Secara Swadaya
- 05 Mei 2026 19:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Pembangunan sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Bequranic Bengkalis hingga saat ini masih dilakukan secara mandiri oleh pihak yayasan, tanpa dukungan bantuan dari pemerintah.
Kepala Pondok Pesantren Bequranic Bengkalis, Suhaimi, mengungkapkan bahwa seluruh pembangunan yang berjalan selama ini mengandalkan kemampuan internal yayasan serta kontribusi terbatas dari masyarakat.
“Selama ini kami membangun secara mandiri. Belum ada bantuan dari pemerintah yang kami terima, meskipun kami tetap membuka peluang jika ada dukungan,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
| Baca juga: Alasan Dosen Berprestasi Perlu Insentif |
Ia menjelaskan, upaya penggalangan dana melalui infak memang terus dilakukan. Namun, jumlah yang terkumpul dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan pembangunan dalam skala besar, terutama untuk pembangunan ruang kelas dan asrama.
Kondisi ini semakin menjadi tantangan, seiring meningkatnya harga bahan bangunan yang berdampak langsung terhadap biaya pembangunan fasilitas pendidikan.
Menurut Suhaimi, dengan keterbatasan tersebut, pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yayasan.
“Infak dari masyarakat ada, tetapi jumlahnya kecil dan belum cukup untuk membangun fasilitas seperti kelas dalam jumlah banyak,” tambahnya.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, pihak pesantren tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan demi menunjang kegiatan belajar mengajar yang terus berkembang.
Ia menegaskan, semangat kemandirian tetap menjadi dasar dalam pengelolaan pesantren. Namun di sisi lain, dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting untuk mempercepat pemenuhan sarana yang dibutuhkan.
Dengan kondisi saat ini, keberlangsungan pembangunan sangat bergantung pada swadaya yayasan, sehingga proses pemenuhan fasilitas memerlukan waktu yang tidak singkat.
Pihak pesantren pun berharap, ke depan akan ada perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan mampu mengimbangi peningkatan jumlah santri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....