Filosofi Dandang dalam Kehidupan Masyarakat Nusantara
- 23 Apr 2026 15:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Dandang merupakan salah satu peralatan dapur tradisional yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya berfungsi sebagai alat memasak, dandang juga menyimpan nilai sejarah dan makna simbolik dalam berbagai tradisi.
Dalam kehidupan modern, penggunaan dandang mulai berkurang karena banyak masyarakat beralih ke penanak nasi elektrik yang lebih praktis. Meski demikian, dandang masih digunakan di beberapa daerah, terutama dalam kegiatan tradisional atau memasak dalam jumlah besar.
Dikutip dari laman wikipedia, dandang tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga nilai simbolis dalam kehidupan masyarakat. Di beberapa wilayah Jawa Barat, dandang menjadi lambang kesejahteraan rumah tangga dan kerap disertakan dalam seserahan pernikahan.
Di wilayah budaya Betawi pinggiran, seperti Bekasi dan Depok, terdapat tradisi “rebut dandang” yang dilakukan saat prosesi kedatangan calon pengantin pria sebelum akad nikah berlangsung.
Dalam budaya Jawa, khususnya di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta, terdapat prosesi “adang sego” (menanak nasi) yang menjadi bagian dari tradisi Sekaten dan dilaksanakan menggunakan dandang pusaka keraton.
Selain itu, dalam kepercayaan Kejawen, dandang juga memiliki makna spiritual. Dandang yang terguling atau tumpah dalam suatu acara dianggap sebagai pertanda kurang baik, sehingga perlu dilakukan upacara ruwatan untuk menolak bala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....