TPQ Raudatul Mujawwidin Kampung Qur’an Jangkang Gelar Khotmil Qur’an dan Imtihan

  • 05 Sep 2026 04:10 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Raudatul Mujawwidin Metode Qiroati Koordinator Cabang Pekanbaru, beberapa waktu lalu, menggelar Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 di halaman Mushalla Nurul Huda, Dusun Mekar Indah, Desa Jangkang, Kegiatan tersebut berlangsung sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian para santri sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.

TPQ Raudatul Mujawwidin merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an di bawah naungan Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang. Kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 diikuti para santri bersama orang tua, para ustaz dan ustazah, pengurus yayasan, pemerintah desa, serta masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab santri. Acara kemudian dilanjutkan dengan takhtiman, penjabaran uraian ghorib, penjabaran uraian tajwid, imtihan, sungkeman, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Kepala Lembaga TPQ Raudatul Mujawwidin, Suzana, Jumat 4 September 2026 mengatakan sebanyak enam santri berhasil mengkhatamkan pembelajaran Al-Qur’an melalui metode Qiroati pada tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini kami mengkhatamkan enam santri. Saat ini jumlah santri di TPQ Raudatul Mujawwidin sebanyak 35 orang. Kami menerima santri mulai usia 3 sampai 5 tahun. Mohon doa dan dukungannya agar kami mampu terus bertahan dan mengembangkan metode Qiroati di Kampung Qur’an,” ujar Suzana.

Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 di halaman Mushalla Nurul Huda, Dusun Mekar Indah, Desa Jangkang (Foto: TPQ)

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir sehingga TPQ Raudatul Mujawwidin dapat menjalankan proses pendidikan Al-Qur’an secara berkelanjutan dan semakin berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang, Zakaria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin dapat terlaksana. Semoga Desa Jangkang benar-benar menjadi Kampung Al-Qur’an yang memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Zakaria menjelaskan, Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang memiliki sejumlah program pendidikan Al-Qur’an. Program tersebut antara lain pendidikan Qiroati bagi anak usia 3 hingga 5 tahun, pendidikan tahsin dan tahfiz bagi anak usia 6 hingga 18 tahun, serta pendidikan umum berupa tilawah, murotal, dan kajian tafsir Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap pekan.

“Semoga ke depan yayasan ini dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi Desa Jangkang, khususnya dalam membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” harapnya.

Apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan juga disampaikan salah seorang orang tua santri, Irzan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini merupakan investasi penting bagi masa depan anak.

“Terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak kami dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang. Semoga semua ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi anak-anak kami,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Jangkang. Kepala Desa Jangkang, Edi Sutrisno, memberikan apresiasi kepada Yayasan Kampung Qur’an dan TPQ Raudatul Mujawwidin atas terselenggaranya Khotmil Qur’an dan Imtihan tersebut.

“Pemerintah Desa Jangkang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tahniah dan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an. Semoga ilmu yang didapat dapat diamalkan dan menjadi bekal dalam kehidupan,” ujar Edi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Yayasan Kampung Qur’an dan TPQ Raudatul Mujawwidin yang telah berhasil melaksanakan Khotmil Qur’an dan Imtihan untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis, H. Khaidir, mengaku bersyukur karena Desa Jangkang memiliki Yayasan Kampung Qur’an yang secara konsisten memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada masyarakat. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi masa depan.

“Tanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. Saya yakin dan percaya, anak-anak ini akan menjadi generasi tangguh yang ke depan mampu menjaga dan mengawal Kampung Qur’an Desa Jangkang. Keberadaan Kampung Qur’an Desa Jangkang ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Koordinator Cabang Qiroati Pekanbaru, Ustaz Hadi Santoso, turut memberikan pesan kepada para orang tua agar terus mendampingi dan menjaga bacaan Al-Qur’an anak-anak ketika berada di rumah.

“Untuk orang tua, terus jaga bacaan anak-anak di rumah. Selamat kepada TPQ Raudatul Mujawwidin yang telah melaksanakan Khotmil Qur’an yang ketiga. Tahun ini ada enam santri yang khatam dari total 35 santri. Mudah-mudahan ke depan jumlah santrinya semakin bertambah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Hadi juga menyampaikan pentingnya lima pilar Qiroati sebagai bagian dari proses pembelajaran Al-Qur’an. Ia berharap TPQ Raudatul Mujawwidin terus berkembang dan mampu melahirkan generasi Qur’ani sejak usia dini.

“Harapan kami, TPQ ini terus berkembang dan mampu menghasilkan anak-anak yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menjadi generasi penghafal Al-Qur’an. Semoga cita-cita untuk melahirkan anak hafal Al-Qur’an di bawah usia sembilan tahun dapat terwujud,” harapnya.

Kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun generasi Qur’ani di Desa Jangkang. Sinergi antara yayasan, TPQ, para guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga keberadaan Kampung Qur’an Desa Jangkang semakin tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pendidikan Al-Qur’an yang dimulai sejak usia dini, Desa Jangkang diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....