Anak Putus Sekolah di Bengkalis Capai 3.500 Orang

  • 07 Feb 2026 19:23 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis mencatat jumlah anak putus sekolah tahun 2024 - 2025 mencapai lebih kurang 3.500 orang untuk seluruh jenjang Pendidikan. Kondisi tersebut didominasi oleh anak-anak  putus sekolah pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily, Jum’at 6 Februari 2026.

Muthu Saily, mengatakan tingginya angka putus sekolah disebabkan oleh berbagai faktor, terutama kondisi ekonomi keluarga. Dominan anak putus sekolah adalah anak yang tamat SMP tidak melanjutkan ke Tingkat SMA, dikarenakan faktor ekonomi, mereka membantu orang tua bekerja dalam pemenuhan ekonomi.

“Faktor utama anak putus sekolah di Bengkalis masih didominasi oleh masalah ekonomi. Mereka membantu orang tua bekerja kekekebun, ke ladang, menoreh getah, bahkan ada yang ikut melaut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jenjang SMP menjadi tingkat pendidikan dengan angka putus sekolah tertinggi. Hal ini disebabkan usia anak yang sudah dianggap cukup untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah terus mendorong peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, keberadaan PKBM sangat membantu dalam menekan angka buta aksara serta memberikan kesempatan pendidikan alternatif bagi anak putus sekolah.

“PKBM sangat berperan dalam memberikan layanan pendidikan nonformal, baik untuk mengatasi buta aksara maupun melalui penyediaan Paket A, Paket B, dan Paket C,” katanya.

Muthu Saily menambahkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, setiap tahunnya dialokasikan anggaran bantuan pendidikan untuk tutor atau tenaga Pendidikan di PKBM sekitar Rp1 miliar setiap tahun, untuk seluruh PKBM di Kabupaten Bengkalis. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....