LAMR Bengkalis Tanamkan Adat Melayu di SDN 4 Bengkalis
- 15 Jul 2026 18:39 WIB
- Bengkalis
Poin Utama
- LAMR Bengkalis Tanamkan Adat Melayu di SDN 4 Bengkalis
- Budaya Melayu
RRI.CO.ID, Bengkalis - Suasana penuh adat dan khidmat mewarnai halaman SDN 4 Bengkalis, Rabu 15 Juli 2026. Ratusan siswa serta siswa baru SDN 4 mengikuti kegiatan kunjungan adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Kedatangan rombongan LAMR disambut secara istimewa. Beberapa pelajar kelas VI tampil percaya diri menyambut dengan pantun Melayu sebagai tanda penghormatan kepada tamu, yang langsung disambut tepuk tangan para guru dan wali murid.
Kunjungan tersebut dihadiri pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis, diantaranya Datuk Zakaria Bakar dan Datuk Heru Wahyudi. Turut hadir Ketua Komite SDN 4 Bengkalis, Said Busra Mufrizal, beserta jajaran guru dan tenaga kependidikan.
Kepala SDN 4 Bengkalis, Silvia Gaiatry menyambut langsung kedatangan rombongan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan menekankan pentingnya adat dalam pembentukan karakter siswa.
"Kami berpesan kepada anak-anak kami semua, biasakan cium tangan orang tua sebelum berangkat dan pulang sekolah, hormat kepada guru, berkata dengan sopan santun, serta jaga adab sebagai anak Melayu. Itulah marwah kita," ujar Silvia.
Dalam ceramah adatnya, Datuk Zakaria Bakar menjelaskan tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mensosialisasikan nilai-nilai tradisi Melayu kepada pelajar sejak usia dini agar tidak tergerus zaman.
"Anak-anak kita ini harus tahu siapa dirinya. Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. Kalau dari SD sudah ditanamkan adab, insyaAllah sampai besar dia akan menjadi anak yang berakhlak dan berbudi. Jangan sampai jadi Melayu yang hilang di kampung sendiri," tegas Datuk Zakaria Bakar.
Di sela kedatangannya di sekolah, Datuk H. Heru Wahyudi mengaku bangga dan terharu melihat sambutan pantun dari siswa kelas VI. Ia menilai SDN 4 Bengkalis telah menjadi contoh dalam menjaga marwah Melayu.
"Saya sangat bangga. Sambutan pantun tadi luar biasa. Ini bukti tunas Melayu masih hidup. Kami dari LAMR akan terus turun ke sekolah-sekolah. Tujuannya satu, agar anak-anak kita bangga menjadi anak Melayu dan menjaga budayanya," kata Datuk Heru Wahyudi.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan doa bersama. Pihak sekolah berharap kunjungan adat ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Melayu di SDN 4 Bengkalis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....