Hari Ke-71 Operasional Haji, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah yang Masih di Madinah

  • 30 Jun 2026 19:53 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Madinah - Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa 30 Juni 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memusatkan perhatian pada pelayanan bagi sekitar lima persen jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah. Meski sebagian besar jemaah telah kembali ke Tanah Air, Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses pelayanan hingga jemaah terakhir tiba di Indonesia dengan selamat.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan seluruh layanan bagi jemaah di Madinah tetap berjalan secara optimal, meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah.

Selain memastikan pelayanan dasar tetap berjalan, Kemenhaj juga telah menuntaskan fasilitasi penerbitan Tasreh Raudhah bagi seluruh jemaah yang berhak. Hingga hari ke-71 operasional, sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah berhasil diterbitkan, terdiri atas 54.506 tasreh bagi jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh bagi jemaah gelombang kedua.

Menurut Maria, penerbitan Tasreh Raudhah merupakan bagian dari upaya Kemenhaj untuk memastikan jemaah dapat melaksanakan ibadah di Raudhah secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung. Hingga Selasa 30 Juni 2026, sebanyak 509 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Indonesia, terdiri atas 267 kloter melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan 242 kloter melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah. Sebanyak 194.319 jemaah bersama 2.011 petugas haji telah tiba kembali di Tanah Air.

Di dalam negeri, sejumlah embarkasi telah menyelesaikan proses pemulangan jemaah, yakni Debarkasi Banten, Medan, Lombok, Padang, Palembang, dan Aceh. Sementara itu, Debarkasi Balikpapan, Batam, Banjarmasin, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta masih melayani kepulangan jemaah yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2026.

Maria juga mengajak seluruh jemaah yang telah kembali ke Indonesia untuk menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan serta mempertahankan nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kemabruran haji tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses penyelenggaraan ibadah (ritual), sukses penguatan ekosistem ekonomi haji, serta sukses membangun peradaban dan keadaban melalui nilai-nilai luhur yang lahir dari pelaksanaan ibadah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....