Musim Haji 2027, Pesawat Garuda Bisa Layani Wisatawan Arab ke Indonesia

  • 28 Jun 2026 12:35 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia memastikan adanya perubahan penting dalam operasional penerbangan haji mulai musim haji 2027. Pesawat carter milik Garuda Indonesia yang selama ini kembali ke Tanah Air tanpa penumpang setelah mengantar jemaah haji ke Arab Saudi, nantinya diperbolehkan mengangkut penumpang dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Dikutip dari laman HIMPUH, kebijakan tersebut menjadi mungkin setelah General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi memberikan izin pemanfaatan penerbangan empty leg, yakni penerbangan pulang yang sebelumnya tidak membawa penumpang. Dengan izin tersebut, kursi kosong pada penerbangan kembali dapat dimanfaatkan untuk mengangkut wisatawan maupun penumpang umum menuju Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar armada penerbangan haji dimanfaatkan secara optimal dan tidak lagi terbang dalam kondisi kosong.

Menurutnya, mulai musim haji 2027 nanti, pesawat Garuda yang telah menyelesaikan tugas mengangkut jemaah haji akan membawa penumpang dari Arab Saudi ke Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Pemerintah juga menggandeng kementerian yang membidangi sektor pariwisata untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Dengan demikian, kursi pada penerbangan pulang dapat diisi oleh wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia.

Kebijakan ini dinilai tidak hanya mengurangi biaya operasional penerbangan haji, tetapi juga berpotensi meningkatkan devisa negara melalui sektor pariwisata. Selama ini, pesawat yang kembali tanpa penumpang tetap harus menanggung biaya bahan bakar, kru, dan operasional lainnya tanpa menghasilkan pendapatan dari penjualan tiket.

Selain mendukung industri pariwisata, pemerintah berharap optimalisasi penerbangan ini dapat memperkuat posisi Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional yang melayani penerbangan haji dan umrah. Besarnya mobilitas masyarakat Indonesia ke Arab Saudi setiap tahun dinilai menjadi peluang untuk membangun ekosistem ekonomi haji yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan implementasi kebijakan tersebut dapat dimulai pada musim haji 2027 setelah seluruh aspek teknis, regulasi, serta koordinasi antara pemerintah Indonesia, pemerintah Arab Saudi, dan Garuda Indonesia selesai dipersiapkan. Dengan langkah ini, penerbangan haji diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat konektivitas dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....