Jemaah Lansia dan Berkebutuhan Khusus Dapat Pendampingan Intensif

  • 09 Jun 2026 20:40 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis– Jemaah haji lanjut usia (lansia) dan berkebutuhan khusus asal Kabupaten Bengkalis mendapatkan pendampingan intensif selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Pendampingan tersebut diberikan untuk memastikan seluruh jemaah dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar hingga kembali ke tanah air.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkalis Rusli, mengatakan pelayanan diberikan oleh petugas kloter, tenaga kesehatan, ketua rombongan, serta petugas pendamping yang bertugas selama jemaah berada di Arab Saudi.

Menurutnya, jemaah yang mengalami gangguan kesehatan langsung mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi yang dialami. Apabila memerlukan penanganan lebih lanjut, petugas kesehatan akan segera merujuk jemaah ke fasilitas kesehatan yang tersedia di sektor maupun rumah sakit yang telah disiapkan oleh penyelenggara haji.

“Seluruh jemaah yang membutuhkan bantuan telah mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing. Alhamdulillah pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik,” ujar Rusli dalam Dialog Interaktif RRI Bengkalis, Senin 8 Juni 2026.

Rusli menjelaskan perhatian khusus diberikan kepada kelompok lansia karena mereka membutuhkan pengawasan yang lebih intensif selama menjalankan ibadah haji. Mengingat rangkaian ibadah di Tanah Suci membutuhkan kondisi fisik yang prima, petugas terus melakukan pemantauan terhadap kesehatan para jemaah, terutama saat pelaksanaan ibadah yang melibatkan aktivitas berjalan kaki dan mobilitas tinggi.

Selain layanan kesehatan, petugas juga membantu penggunaan kursi roda bagi jemaah yang mengalami keterbatasan mobilitas. Menurut Rusli, sebagian kursi roda dibawa langsung dari daerah oleh keluarga maupun jemaah, sementara sebagian lainnya disediakan atau disewa selama berada di Tanah Suci sesuai kebutuhan.

Ia menambahkan koordinasi antara dokter kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan petugas lapangan menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan kepada jemaah lansia maupun berkebutuhan khusus. Dengan kerja sama yang baik, setiap kendala yang dihadapi jemaah dapat segera ditangani.

Rusli bersyukur seluruh jemaah asal Bengkalis dapat menjalankan ibadah dengan baik hingga menjelang kepulangan ke Indonesia. Berdasarkan laporan terakhir dari petugas kesehatan kloter, kondisi jemaah secara umum dalam keadaan sehat.

“Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat, selamat, dan membawa pengalaman spiritual yang berharga serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....