Penyerahan Simbolis Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina

  • 04 Jun 2026 17:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jeddah - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan kunjungan ke kantor Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi, Rabu 3 Juni 2026, dalam rangka penyerahan secara simbolis paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia yang disalurkan melalui program Adahi.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Konsul Jenderal Palestina di Jeddah, Ehab Medhat Al-Kishawi, beserta jajaran Konsulat Palestina. Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah pejabat Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia serta Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah.

Penyaluran daging dam kepada rakyat Palestina merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar manfaat sosial dari penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dapat dirasakan lebih luas, termasuk oleh masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan rakyat Palestina. Karena itu, Pemerintah Indonesia berupaya agar manfaat dam jemaah haji Indonesia dapat turut membantu masyarakat Palestina melalui mekanisme yang terkelola dengan baik.

“Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang besar terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan rakyat Palestina. Beliau mengamanatkan agar manfaat dam jemaah haji Indonesia dapat diperluas untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Karena itu, Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi melalui program Adahi agar distribusi daging dam dapat menjangkau masyarakat Palestina,” ujar Dahnil.

Menurutnya, ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi ritual yang menghubungkan seorang hamba dengan Tuhannya, tetapi juga mengandung nilai sosial yang menghadirkan manfaat bagi sesama manusia.

“Haji mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, sekaligus kepedulian. Karena itu kami ingin memastikan dam jemaah Indonesia tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan kemanfaatan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Semangat berbagi kepada rakyat Palestina adalah bagian dari nilai luhur yang terkandung dalam ibadah haji,” katanya.

Dahnil menjelaskan, tahun ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah RI mendorong tata kelola dam yang lebih tertib, transparan, dan terdata. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi penyelenggaraan ibadah haji agar pelaksanaan dam tidak hanya memenuhi ketentuan fikih, tetapi juga dapat dipastikan manfaatnya sampai kepada para penerima yang berhak.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan program Adahi menjadi instrumen penting untuk memastikan proses penyembelihan, distribusi, hingga pelaporan dam berjalan secara profesional dan sesuai standar yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Melalui sistem yang tertata dan akuntabel, kami ingin memastikan bahwa setiap dam yang ditunaikan jemaah Indonesia benar-benar memberikan manfaat sosial yang luas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wamenhaj menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dam jemaah haji Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah memfasilitasi pengelolaan dan distribusi dam secara profesional. Kerja sama yang baik ini memungkinkan manfaat dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina,” katanya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Palestina di Jeddah, Ehab Medhat Al-Kishawi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jemaah haji Indonesia atas kepedulian dan dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.

“Kami menerima bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan yang tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina. Di tengah berbagai tantangan yang kami hadapi, dukungan seperti ini memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Palestina,” ujar Al-Kishawi.

Ia juga menitipkan salam hormat dan rasa terima kasih dari rakyat Palestina kepada seluruh rakyat Indonesia yang selama ini secara konsisten menunjukkan solidaritas, dukungan moral, serta kepedulian terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan di Palestina. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan. Penyerahan simbolis paket daging dam jemaah haji Indonesia tersebut menjadi simbol kuat hubungan persahabatan Indonesia dan Palestina, sekaligus menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berorientasi pada kesuksesan ritual, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan kemanusiaan yang dirasakan oleh umat Islam dan masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah RI hingga 2 Juni 2026, total jemaah yang tercatat dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jemaah membayar dam melalui program Adahi, 53.506 jemaah membayar dam di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam dengan berpuasa. Sementara itu, jumlah jemaah haji yang menjalankan haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.

Data tersebut menunjukkan semakin meningkatnya partisipasi jemaah dalam tata kelola dam yang lebih terintegrasi dan terdata, sekaligus memperluas manfaat sosial dari pelaksanaan ibadah haji Indonesia kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk rakyat Palestina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....