Wabup Muzamil Ajak ASN Jadikan Antikorupsi Sebagai Budaya
- 04 Nov 2025 15:09 WIB
- Bengkalis
KBRN, Selatpanjang : Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah hingga desa untuk menjadikan antikorupsi sebagai gaya hidup dan budaya kerja. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Selasa (4/11/2025).
Muzamil menilai, pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada slogan semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di semua level pemerintahan.
“Pemberantasan korupsi bukan lagi hanya slogan, tetapi harus menjadi budaya kerja dan gaya hidup di setiap level pemerintahan,” tegasnya.
Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah melaksanakan berbagai langkah pencegahan melalui program Zona Integritas di seluruh OPD dan pembinaan Desa Antikorupsi di beberapa wilayah percontohan. Langkah ini, katanya, menjadi bagian dari upaya kolektif membangun pemerintahan bersih dan berintegritas.
Lebih lanjut, Muzamil menyoroti tiga faktor utama penyebab korupsi, yaitu substansi, struktur, dan kultur. Ia mengingatkan agar aparatur terus memahami aturan, memperbaiki sistem, dan mengubah budaya kerja yang permisif terhadap praktik korupsi.
“Kalau desanya bersih, maka kecamatannya juga bersih. Dengan begitu, kita bisa wujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” ujar Muzamil sambil berharap seluruh aparatur saling mengingatkan dalam menjaga integritas.