Roti Ta Bakar, Inovasi Kuliner Baru di Bengkalis
- 22 Nov 2025 08:21 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Melihat peluang usaha di Kota Bengkalis, Tita Andini, warga berusia 27 tahun, berhasil menciptakan produk roti dengan ciri khas tersendiri. Usaha yang diberi nama Roti Ta Bakar ini merupakan gabungan dari nama panggilannya Tita, agar mudah diingat oleh para pelanggan.
Berjualan di Jalan Diponegoro, Bengkalis, Tita telah memulai usaha roti bakarnya sejak tiga bulan terakhir. Ia membuat seluruh produk secara mandiri bersama ibu mertua dan dibantu oleh suaminya.
Roti Ta Bakar dijual dalam dua ukuran, besar dan kecil, dengan harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp27.000, tergantung ukuran, varian rasa dan topping yang dipilih.
“Alhamdulillah, usaha Roti Ta Bakar sudah berjalan sekitar tiga bulan. Roti yang kami buat ini tanpa bahan pengawet dan dapat bertahan hingga tiga atau empat hari, roti yang dibuat menggunakan tepung berkualitas tinggi dan tanpa pengawet,” ungkap Tita, Jum'at (21/11/2025).
Roti Ta Bakar buka setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Tita mengaku tertarik mengembangkan usaha kuliner karena sebelumnya suami dan mertuanya telah berjualan roti dengan menitipkannya ke kedai atau warung. Melihat usaha tersebut kurang berkembang, Tita kemudian membuat inovasi baru melalui Roti Ta Bakar.
“Awalnya, suami dan mertua berjualan roti dengan cara menitipkannya di warung, namun usahanya kurang berkembang. Dari situ muncul ide dan inovasi untuk membuat roti bakar,” ucapnya

Roti Ta Bakar Varian Coklat Toping Keju (foto: RRI/Maimunah)
Tita berharap, ke depan Roti Ta Bakar semakin dikenal masyarakat Bengkalis dan usahanya dapat berkembang, memiliki tempat usaha sendiri, karena saat ini masih berjualan di depan salah satu ruko di Jalan Diponegoro.
Roti Ta Bakar menawarkan berbagai varian rasa, di antaranya cokelat lumer, stroberi, tiramisu, keju lumer, cokelat crunchy, matcha crunchy, keju crunchy, serta varian lainnya.
Salah seorang pelanggan, Dwi Agung, mengatakan bahwa awalnya ia hanya mencoba membeli Roti Ta Bakar. Namun karena rasanya berbeda dibandingkan roti bakar lainnya, ia kemudian menjadi pelanggan tetap. Bahkan, anak-anaknya pun ikut menyukai Roti Ta Bakar.